Suara.com - Irak akan mengikuti ajang King's Cup atau Piala Raja Thailand pada 2025 yang merupakan langkah strategis sebelum lawan Timnas Indonesia.
Hasil undian ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 kembali mempertemukan Irak dan Timnas Indonesia.
Selain itu, ada juga Arab Saudi yang akan menjadi tuan rumah di Grup B.
Jelang pertemuan itu, masing-masing tim melakukan persiapan matang demi meraih hasil maksimal.
Timnas Indonesia merencanakan dua laga uji coba melawan Kuwait dan Lebanon.
Menariknya langkah tersebut ternyata merusak rencana rivalnya, Irak.
Pelatih tim Singa Mesopotamia mengaku sudah menjadwalkan laga uji coba melawan Kuwait.
Akan tetapi, rencana tersebut gagal total karena Kuwait memutuskan melawan Vietnam dan Timnas Indonesia.
Kini Irak pun berpindah haluan karena bakal mengikuti Piala Raja Thailand yang dijadwalkan pada 1-9 September 2025.
Baca Juga: Pelatih Filipina U-23 Curhat Perlakuan yang Dirinya Dapat Selama di Jakarta
Semula Arab Saudi menjadi tim yang akan berlaga bersama timnas Thailand, Hong Kong dan Fiji.
Namun, Arab Saudi memutuskan untuk mengundurkan diri dari keikutsertaanya.
Lalu Irak kemudian memutuskan untuk menggantikan posisi Arab Saudi di King's Cup Thailand 2025.
Pelatih timnas Irak, Graham Arnold, mengatakan tampil di Piala Thailand 2025 adalah keputusannya.
Graham Arnold mengaku menerima tawaran tampil di Thailand karena tidak mau menghadapi Arab Saudi sebelum babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Oktober mendatang.
"Saya memutuskan setuju berpartisipasi turnamen di Thailand pada September mendatang setelah Arab Saudi mengundurkan diri, karena saya tidak ingin menghadapi Arab Saudi di momen itu," ucap Graham Arnold dikutip dari Winwin.
"Arab Saudi bisa menjadi lawan kami di playoff Kualifikasi Piala Dunia, jadi tidak tepat untuk menghadapi mereka di Thailand. Selain itu, penampilan kami di Thailand juga akan dimulai dengan training camp yang singkat di sana," tambahnya.
Dengan tampil di Piala Raja Thailand 2026, Irak berpeluang menghadapi timnas Thailand di babak final.
Keputusan menghadapi Thailand sebelum babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 bisa menjadi modal bagi Irak yang tergabung segrup dengan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
2 Faktor yang Bisa Gagalkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
-
Dibongkar Bung Binder, 3 Klub Indonesia yang Berpotensi Jadi Pelabuhan Justin Hubner
-
Ole Romeny Cedera, Patrick Kluivert Cari Striker Lain untuk Timnas Indonesia
-
Pelatih Irak Dendam Kesumat, Awas Timnas Indonesia Dibantai 9-0
-
Belum 24 Jam Drawing, Media Vietnam Berdoa Buruk ke Timnas Indonesia: Terancam...
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Review Serial I'm Not Afraid: Drama Misteri Meksiko yang Sangat Emosional
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
John Herdman Kemungkinan Coret Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!
-
Nonton Bioskop Berdua Tidak Boros! BRI Bagi-Bagi Promo Beli 1 Dapat 2 di Cinepolis
-
Perang Lagi Panas-panasnya, Amerika Serikat Krisis Rudal Lawan Iran
-
Bitcoin hingga XRP Menguat, Indeks CFX10 Melesat 1,07 Persen