Suara.com - Dua pekan jelang duel penting melawan Fenerbahce di babak ketiga kualifikasi Liga Champions, raksasa Eredivisie, Feyenoord dikaitkan dengan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers.
Bek tengah milik FC Twente itu sebelumnya sempat menjadi incaran serius Feyenoord pada 2021 dan 2022, namun transfer tak kunjung terwujud.
Kini, dengan kondisi darurat yang menimpa kubu De Kuip, apakah Hilgers akan kembali masuk radar?
Mengutip laporan twenteinsite, Hilgers pernah secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk bergabung dengan Feyenoord.
Saat kontraknya hampir habis pada 2023, Feyenoord mencoba mendatangkannya secara gratis, namun sang bek justru memperpanjang kontrak hingga 2026 bersama FC Twente.
Namun dua tahun berlalu, dan karier Hilgers tidak berkembang sesuai ekspektasi.
Ia sempat digadang-gadang menjadi pemimpin baru di lini belakang Twente usai kepergian Robin Propper, namun performanya musim lalu justru menurun.
Dihantui cedera dan penurunan performa, Hilgers gagal menunjukkan perkembangan yang diharapkan.
Feyenoord kini tengah kelimpungan. Dávid Hancko hampir pasti hengkang ke Al-Nassr, Thomas Beelen mengalami patah tulang, dan Gernot Trauner belum pulih dari cedera.
Baca Juga: Mees Hilgers Pamit dari FC Twente Sebelum Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi
Artinya, Feyenoord hanya memiliki satu bek tengah yang fit, yang bahkan baru bermain satu menit di Eredivisie.
Nama-nama seperti Tsuyoshi Watanabe (AA Gent) dan Rav van den Berg (Middlesbrough) disebut masuk radar, namun menariknya, Mees Hilgers tidak.
Padahal, dengan pengalaman di Eredivisie dan usia yang masih muda (23 tahun), Hilgers bisa menjadi opsi ideal—terutama bila transfer Watanabe atau Van den Berg tak terwujud.
Salah satu alasan mengapa minat terhadap Hilgers meredup bisa jadi karena nilai pasarnya yang menurun.
Pada Oktober 2024, ia bernilai €10 juta, namun kini hanya €6,5 juta. Meskipun demikian, nilai tersebut masih cukup besar bagi banyak klub dan bisa menjadi peluang negosiasi bagi Feyenoord di detik-detik terakhir bursa transfer.
Agen Hilgers sempat menyebut ada ketertarikan dari klub-klub Spanyol dan Italia, namun hingga kini belum ada tawaran konkret yang sesuai dengan harapan sang pemain.
Berita Terkait
-
Tetangga Liverpool Siapkan Dana Fantastis Rekrut Peneror Timnas Indonesia
-
Hokky Caraka Somasi 5 Akun Instagram usai Dihina, Ancam Bawa ke Ranah Hukum
-
Ekspresi Bahagia Pemain Timnas Thailand U-23 Lihat Ayam Goreng
-
Timnas Indonesia Resmi Segera Punya Striker Baru di Eredivisie Belanda
-
Calon Striker Timnas Indonesia Masuk Skuad Utama FC Volendam untuk Eredivisie
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi