Suara.com - Mantan pelatih Madura United alias MU, Mauricio Souza mengaku belum puas dengan komposisi pemain asing yang ada saat ini di timnya Persija Jakarta. Setidaknya, ia masih mau merekrut 3 pemain lagi.
Sampai dengan saat ini, Macan Kemayoran sudah diperkuat enam pemain impor yaitu tiga dari stok lama yakni Carlos Eduardo, Gustavo Almeida, dan Ryo Matsumura.
Sedangkan tiga pemain lagi adalah wajah anyar yaitu Van Basty Sousa, Fabio Silva Calonego, dan Gustavo Franca. Ketiganya berasal dari Brasil.
Jika melihat regulasi dari I.League alias PT Liga Indonesia Baru, setiap tim sejatinya bisa mendatangkan 11 pemain asing.
Dari ke-11 nama yang didatangkan, nantinya cuma bisa delapan saja didaftarkan buat bermain. Nah, tim kesayangan Jakmania tersebut berarti masih punya slot menambah legiun asing.
Oleh sebab itu, Mauricio Souza merasa timnya masih butuh jasa pemain asing setidaknya tiga lagi buat menambah kekuatan tim.
Juru racik asal Brasil tersebut bahkan sudah mengajukan nama-nama yang diinginkan olehnya kepada manajemen Persija Jakarta.
"Kami masih ada tempat untuk pemain asing, jadi belum cukup," kata Souza.
"Kami sedang menunggu dua sampai tiga pemain asing."
Baca Juga: Jordi Amat: Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya
"Saya sudah menyerahkan daftar namanya dan manajemen sedang memproses," tutur Souza.
Target Juara
Sekadar informasi, manajemen Persija Jakarta menargetkan gelar juara untuk musim Super League 2025/2026, meski bisa dibilang tim kesayangan Jakmania itu tak jor-joran dalam berburu pemain.
Evaluasi telah dilakukan sejak akhir musim lalu, dengan fokus pada penguatan lini-lini krusial melalui rekrutan pemain baru yang dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.
Baik pemain lokal maupun asing menjadi bagian dari rencana strategis yang disusun oleh pelatih Mauricio Souza dan tim pelatih.
Mauricio Souza diketahui memiliki peran signifikan dalam menyusun komposisi tim.
Ia memberikan rekomendasi nama-nama pemain yang dinilai mampu menjalankan filosofi bermain yang ia terapkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!