Suara.com - Publik Malaysia kembali geger, kali ini dibuat geram dengan tingkah oknum suporter Indonesia yang mereka sebut biadab.
Hal ini berkaitan dengan laga Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia di laga terakhir Grup A Piala AFF U-23 2025.
Bukan karena pertandingan yang berakhir tanpa pemenang yang membuat Malaysia begitu marah dengan Indonesia.
Akan tetapi karena melihat ulah oknum suporter Indonesia yang dianggap telah menginjak harga diri bangsa Malaysia.
Bahkan tindakan oknum suporter itu dianggap biadab, setelah menyilang bendera Malaysia dan mengibarkannya secara terbalik.
Media Malaysia, Makan Bola, menyebut tindakan oknum suporter Indonesia itu biadab dan berusaha memprovokasi keadaan.
"FAM Lapor Tindakan Biadap Penyokong Indonesia Kepada AFF & AFC," tulis Makan Bola.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pun segera bertindak dengan melaporkannya ke AFF dan AFC.
"FAM laporkan tindakan biadad suporter Indonesia ke AFF dan AFC," tulis Makan Bola pada Kamis (24/7/2025).
Baca Juga: Semifinal Piala AFF U-23 dan Bekal Empat Kontestan Fase Gugur, Siapa yang Paling Unggul?
"Meski pendukung kedua tim menunjukkan sportifitas tinggi dalam aksinya, tetap saja ada beberapa pendukung yang mencoba memprovokasi."
"Termasuk insiden bendera Jalur Gemilang (bendera Malaysia) yang disilang dan dikibarkan terbalik di Stadion Gelora Bung Karno."
"Foto benderia tersebut langsung viral setelah dibagikan ke media sosial, setelah itu banyak penggemar yang menuntut FAM."
"Agar segera mengambil tindakan terkait masalah ini," imbuh mereka.
Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Federasi Malaysia (FAM), Datuk Joehari Ayub, yang menyebut tak ada toleransi perihal aksi seperti itu.
"Kami telah menghubugi AFF dan AFC, kami menanggapi masalah ini dengan serius."
"Kami tidak menoleransi tindakan semacam ini," kata Datuk Joehari Ayub, Presiden FAM.
Menarik dinantikan seperti apa respons AFF dan AFC terhadap laporan FAM serta adakah tindakan untuk oknum suporter Indonesia itu?
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Semifinal Piala AFF U-23 dan Bekal Empat Kontestan Fase Gugur, Siapa yang Paling Unggul?
-
Semifinal Piala AFF U-23: Jam Berapa Timnas Indonesia U-23 vs Thailand?
-
Semifinal Piala AFF U-23: Timnas Indonesia Kantongi Sejarah Manis atas Pasukan Gajah Perang
-
Tak Hanya Bendera Terbalik! PSSI-nya Malaysia Ngamuk dan Ancam Coach Justin
-
FAM Murka! Sebut Aksi Bendera Terbalik Suporter Indonesia sebagai Tindakan Biadab
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi