Suara.com - Pemain Timnas Indonesia U-23 Arkhan Fikri mengaku dibuat stres karena cedera lutut yang dideritanya. Ini ditambah skuad Garuda Muda gagal menjadi juara di Piala AFF U-23 2025.
Timnas Indonesia U-23 harus puas finis sebagai runner up ajang tersebut usai dikalahkan Vietnam, 0-1 di partai final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (30/7/2025).
Arkhan Fikri menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Timnas Indonesia U-23 asuhan Gerald Vanenburg. Sayangnya, pemain Arema FC itu tak bisa tampil penuh karena cedera yang dideritanya.
Arkhan Fikri tampil sebagai pengganti di partai semalam, setelah absen pada semifinal kontra Thailand. Nah, cedera itulah yang membuat sang pemain frustasi karena tak bisa memberikan terbaik.
Apalagi, sebentar lagi Super League 2026/2026 akan segera dimulai pada 8 Agustus mendatang. Ia harus bisa pulih dalam waktu dekat supaya membantu Arema FC.
"Ya istirahat dulu, saya harus pemulihan dulu," kata Arkhan Fikri kepada awak media usai laga melawan Vietnam.
Ini jadi kepikiran sih buat saya, baru ke pertandingan nggak bisa main, saya kepikiran. Saya lumayan stres juga, saya bisa MRI itu bisa sampai tiga kali cek ke dokter. Saya cukup frustasi juga sih sama lutut saya kemarin," jelasnya.
Lebih lanjut, Arkhan Fikri berharap cedera yang dideritanya ini tidak kambuhan. Oleh karena itulah ia mencoba buat tampil meski kondisi belum pulih 100 persen melawan Vietnam kemarin.
"Jadi saya paksain buat main tadi (semalam)," kata Arkhan Fikri.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Tapi Dapat Duit, Pemain Rp 100 Juta Per Orang, Pelatih Rp 300 Juta
"Baru ya (cederanya). Baru kemarin saya main saat lawan Filipina," tutupnya.
Arkhan Fikri mengaku kecewa dengan hasil kekalahan ini. Terlebih bagi sang pemain ini menjadi kegagalan kedua kalinya menjadi kampiun Piala AFF U-23.
Di edisi sebelumnya, Arkhan Fikri yang juga bagian dari tim dikalahkan oleh Vietnam di mana Thailand menjadi tuan rumahnya.
"Lagi-lagi saya dua kali jadi runner-up karena sama yang kemarin runner-up juga AFF ( U-23 2023), ya sayang lah," pungkasnya.
Ini menjadi kali kedua bagi skuad Garuda Muda kalah saat berjumpa Pasukan Muda The Golden Star di partai final Piala AFF U-23 2025.
Sebelumnya, Indonesia juga harus mengakui keunggulan Vietnam pada partai final Piala AFF U-23 2023 yang berlangsung di Thailand.
Sedangkan bagi Vietnam, ini merupakan gelar ketiga mereka secara beruntun di Piala AFF U-23.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung