Suara.com - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho memendam sebuah ambisi di musim ketiganya berbaju lambang monas di dada. Ia ingin sekali mengantarkan tim kesayangan Jakmania ini menjadi juara Super League 2025/2026.
Adapun memang Super League 2025/2026 menjadi musim ketiganya berseragam Macan Kemayoran. Meski banyak rumor bertebaran sejumlah tim menginginkan Ridho, sang pemain tetap bertahan.
Rizky Ridho ternyata masih fokus bersama dengan Persija Jakarta. Dalam benaknya kini, hanya satu kata yang tak henti menggaung, yakni juara.
Pemain yang berposisi sebagai bek itu menekankan bahwa dua musim sebelumnya ia jadikan pelajaran agar laju tim tak goyah lagi.
“Setiap saya bermain, saya akan memberikan segalanya untuk tim di mana pun saya dikontrak," kata Ridho dilansir dari laman resmi klub, Rabu (30/7/2025).
"Tentunya setiap tahun target saya juara. Tapi di dua tahun kemarin gagal jadi juara,” sambung mantan pemain Persebaya Surabaya itu.
Perjalanan Ridho bersama Persija memang belum mencapai titik klimaks.
Meski tampil konsisten di lini belakang dan menjadi pilar penting tim, ia belum bisa mengakhiri musim dengan senyum bahagia.
Kini, tekadnya bulat untuk menjadikan musim ini sebagai momentum pembuktian.
Baca Juga: Here We Go! Bukan Nike atau Adidas, Persib Gandeng Apparel Spanyol untuk Musim 2025/2026
Satu-satunya target yang mau diraihnya adalah mengangkat trofi Super League 2025/2026.
“Di tahun ketiga ini, semoga ada rezekinya membawa Persija juara. Harus kerja keras lagi dari dua tahun sebelumnya," jelas bek andalan Timnas Indonesia ini.
"Jadi, target tahun ini juara, sehingga harus kerja keras lagi,” tutur pemain bernomor punggung 5 itu.
Ketekunan, konsistensi, dan determinasi menjadi modal utama Ridho untuk menjawab tantangan itu.
Bersama rekan-rekannya di skuad musim 2025/2026, ia siap memberikan segalanya demi membawa kebanggaan bagi the Jakmania.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?