Suara.com - Duo pemain Persija Jakarta yang baru saja menyelesaikan tugasnya bersama Timnas Indonesia U-23 akan segera bergabung dengan tim. Hal ini membuat Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza semringah.
Kedua pemain tersebut adalah Muhammad Rayhan Hannan dan Dony Tri Pamungkas. Mereka sukses membantu Timnas Indonesia U-23 ke partai puncak meski pada akhirnya gagal jadi juara Piala AFF U-23 2025.
Persija mengapresiasi setinggi-tingginya perjuangan Indonesia U-23 di pentas Piala AFF U-23 2025. Kembali ke klub kedua pemain tersebut bisa membawa ilmu positif.
Dony dan Hannan akan segera kembali ke Training Ground Persija untuk bersiap menghadapi Super League 2025/2026 yang semakin dekat. Pelatih Mauricio Souza pun menyambut mereka dengan penuh gairah.
Keduanya dinilai memiliki kualitas yang bisa mengatrol kekuatan tim saat ini. Dony, yang dikenal dengan kecepatan dan agresivitasnya, diproyeksikan untuk memperkuat sektor bek kiri.
Hannan akan ditugaskan sebagai motor serangan, mengandalkan visi bermain dan kreativitasnya di lini tengah.
“Dua pemain yang sangat bagus. Keduanya akan membuat tim ini lebih kuat. Mereka pun tahu bahwa mereka harus menunjukkan kualitas jika ingin bermain,” kata Mauricio Souza.
Ia menekankan bahwa siapa pun yang tampil bagus selama sesi latihan, dialah yang akan mendapatkan kesempatan bermain.
Mauricio tak memedulikan status junior atau senior, tak mempermasalahkan label pemain lokal atau asing, siapa pun yang menampilkan kualitas terbaik, dialah yang ditunjuk.
Baca Juga: Piala AFF U-23 dan Raihan Gelar Individu yang Terasa Hambar bagi Seorang Jens Raven
“Saat ini kami sudah memiliki skuad yang bagus. Siapa yang ingin bermain, dia harus menjadi yang terbaik. Yang pasti, saya akan menurunkan formasi terbaik di setiap pertandingan," jelasnya.
"Semoga kami bisa memenangkan setiap laga,” tutur juru taktik asal Brasil yang pernah menukangi Madura United itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda