Suara.com - Menjelang dimulainya Super League 2025, dua tim besar, Semen Padang dan PSM Makassar, menghadapi kondisi berbeda terkait sanksi FIFA registration bans.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyatakan bahwa Semen Padang sudah menyelesaikan kewajiban administratifnya dan tinggal menunggu automatic clearance dari FIFA.
"Yang Semen Padang itu sudah menyelesaikan dan sudah juga disampaikan kepada FIFA, bahwa portalnya itu di FIFA biasanya membutuhkan banyak hari. Tapi ada regulasi, ada ketentuan yang baru di FIFA, maksimal empat hari kerja mereka ada yang namanya automatic clearance," kata Ferry Paulus.
Dengan kondisi itu, Semen Padang diperkirakan segera keluar dari daftar larangan registrasi FIFA sebelum laga perdana Super League 2025 berlangsung.
Berbeda dengan Semen Padang, PSM Makassar masih belum menyelesaikan polemik dengan mantan gelandangnya, Wiljan Pluim, yang kini sudah pensiun.
"Kalau PSM memang masih belum istilahnya sepakat, itu lebih tepatnya sengketa kepada Pluim ada perpindahan transfer yang masih belum clear," tambah dia.
Kondisi PSM Makassar ini membuat mereka belum bisa mendaftarkan pemain baru untuk pertandingan awal Super League 2025.
Hal ini membuat PSM Makassar harus memaksimalkan pemain musim lalu dalam laga perdana melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora B.J. Habibie pada Jumat (8/8).
Sementara itu, Semen Padang dijadwalkan menghadapi Persib Bandung di Stadion GBLA, Bandung, keesokan harinya Sabtu (9/8) pukul 15.30 WIB.
Baca Juga: Jadwal Super League 2025: Persija vs Persis, Persib vs PSIM, Dewa United Siap Bersaing Demi Juara
Jika sampai waktu pertandingan status kedua tim belum berubah, maka mereka hanya boleh memainkan skuad lama yang tersisa dari musim sebelumnya.
"Untuk klub-klub yang nantinya masih belum selesai pencabutan clearance dari FIFA, tentunya kalo per hari ini berarti dua klub ini tidak dapat mendaftarkan pemain baru. Jadi pemain yang sudah ada itu masih bisa dimainkan, tapi kalo pemainnya enggak cukup, ya tentunya sanksinya akan semakin berat," ujar Ferry Paulus.
Semen Padang dan PSM Makassar termasuk dari lima klub asal Indonesia yang masuk daftar larangan FIFA bersama PSIS Semarang, Kalteng Putra, dan Persiwa Wamena.
Adapun PSIS kini bermain di Championship, sedangkan Kalteng Putra dan Persiwa sudah tidak berpartisipasi di liga profesional karena kini bermain di Liga 4.
Super League 2025 sendiri akan dibuka secara resmi pada Jumat (8/8) dan pendaftaran pemain dibuka hingga 29 Agustus.
"Pendaftaran pemain awal musim Super League itu kalau tidak salah sampai 29 Agustus. Periode itu harus diselesaikan oleh klub-klub ini," ujar Ferry Paulus.
Dengan waktu yang masih tersedia, baik Semen Padang maupun PSM Makassar masih punya peluang menyelesaikan kewajibannya sebelum tenggat waktu.
Namun, jika persoalan tidak diselesaikan tepat waktu, maka potensi hukuman yang lebih berat bisa mengintai kedua tim di musim Super League 2025 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Geger Pistol dan CD Porno di Sekolah Harapan Ibu: 580 Siswa PJJ; Yayasan Lapor KPAI dan DPR
-
3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
-
Promo Indomaret Terbaru Hari Ini 9 Agustus 2026, Susu dan Perlengkapan Balita Diskon Besar
-
6 Skin Tint yang Cocok untuk Kulit Kering dan Dehidrasi, Hasil Makeup Lebih Nyatu
-
Alur Gila 'The Scarecrow': Trauma Lama, Pembunuh Berantai dan Misteri Gelap
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia