Suara.com - Laga pembuka Liga Inggris 2025/2026 akan langsung menghadirkan duel panas di Old Trafford antara Manchester United dan Arsenal, Minggu (17/8/2025) pukul 22.30 WIB.
Sorotan utama tertuju pada adu ketajaman dua striker anyar yang sama-sama diboyong dengan harga mahal: Benjamin Sesko di kubu Setan Merah dan Viktor Gyokeres di kubu Meriam London.
Saga Transfer Sesko Berakhir di Old Trafford
Drama transfer Benjamin Sesko akhirnya menemukan titik akhir. Setelah sempat masuk radar Arsenal dan Newcastle United, bomber berusia 22 tahun itu memilih merapat ke Manchester United.
Menurut jurnalis The Athletic, David Ornstein, kesepakatan dengan RB Leipzig sudah tercapai dengan biaya sekitar €76,5 juta plus €8,5 juta dalam bentuk bonus.
Fabrizio Romano pun mengonfirmasi kabar ini, menyebut kontrak Sesko berlaku hingga 2030.
Kedatangan Sesko melengkapi belanja besar Manchester United musim panas ini, setelah sebelumnya mendatangkan Matheus Cunha (Wolves) dan Bryan Mbeumo (Brentford).
Dengan dukungan Bruno Fernandes di lini tengah, pelatih Ruben Amorim kini memiliki opsi lini depan yang segar dan menjanjikan.
Gyokeres, Kepingan Terakhir Puzzle Arsenal
Di sisi lain, Arsenal juga melakukan gebrakan dengan merekrut Viktor Gyokeres dari Sporting CP.
Striker berusia 27 tahun itu tiba dengan reputasi mengerikan setelah musim lalu mencetak 39 gol dalam 33 pertandingan liga dan membawa Sporting juara Liga Portugal.
Baca Juga: Here We Go! Agen Bilang Transfer Segera Rampung, Mees Hilgers Menuju Liga Inggris?
Mikel Arteta jelas berharap Gyokeres menjadi solusi untuk mengakhiri nasib runner-up Arsenal yang sudah berlangsung tiga musim beruntun.
Meski belum tampil maksimal di dua laga pramusim melawan Tottenham dan Villarreal, Gyokeres masih punya waktu untuk menemukan sentuhan terbaiknya sebelum partai perdana Liga Inggris.
Perbandingan Statistik Sesko vs Gyokeres Musim Lalu
Data BBC Sport menunjukkan gaya bermain dan produktivitas keduanya cukup kontras.
Produktivitas gol: Gyokeres musim lalu mencetak tiga kali lebih banyak gol dibanding Sesko pada jumlah laga liga yang sama (39 gol vs 13 gol). Tingkat konversi tembakannya mencapai 28,1%, sedangkan Sesko berada di angka 19,1%.
Frekuensi tembakan: Gyokeres melepaskan 139 tembakan (1 setiap 20 menit), jauh di atas Sesko yang hanya mencatat 68 tembakan (1 setiap 35 menit).
Kemampuan duel udara: Sesko unggul dalam aspek ini berkat postur 1,95 meter, memenangi 57,4% duel udara. Gyokeres yang bertinggi 1,88 meter kalah dalam catatan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Keuntungan dari Pemain Diaspora yang Main di BRI Super League, Apa itu?
-
5 Fakta Menarik di Balik Kekalahan Penalti Indonesia atas Iran di Final Piala Asia Futsal 2026
-
Debut Sensasional Jael Pawirodihardjo Langsung Cetak Gol, Layak Dilirik John Herdman?
-
John Herdman Blusukan ke Ruang Ganti Persib dan Diskusi dengan 3 Pilar Timnas Indonesia
-
Timnas Futsal Indonesia Kantongi Rekor Unik di Piala Asia Futsal, Apa Itu?
-
Persija Tumbang Lawan Arema FC, Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra Cuma Duduk di Bangku Cadangan
-
Cetak 2 Gol Beruntun, Tristan Gooijer Masuk Radar John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia?
-
Manchester City Hantam Liverpool di Anfield, Bernardo Silva Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
-
Mengerikan, Abdukodir Khusanov Alami Gegar Otak usai Terhantam Lutut Donnarumma
-
Komentar Ole Romeny usai Bantu Oxford United Tahan Pemuncak Klasemen, Mulai Nyaman?