Suara.com - Claudia Scheunemann, penyerang berbakat Timnas Putri Indonesia, resmi bergabung dengan FC Utrecht Vrouwen di Eredivisie Vrouwen, kasta tertinggi sepak bola wanita Belanda.
Pada Selasa (12/8/2025), pemain berusia 16 tahun ini menandatangani kontrak hingga musim panas 2028, menjadi pemain keturunan Indonesia pertama yang dikontrak klub top Eropa.
Lahir di Tangerang pada 24 April 2009, Claudia memulai karier di Young Warrior FA pada 2018, sebelum bergabung dengan Hamburger SV U-17 pada Agustus 2024 dan kemudian Asprov Banten.
Claudia debut untuk Timnas Indonesia U-20 pada usia 13 tahun, mencetak gol melawan Singapura.
Setahun kemudian, ia menjadi pemain termuda yang tampil untuk tim senior Indonesia di kualifikasi Piala Dunia melawan Lebanon.
Pada 28 Mei 2024, Claudia mencetak dua gol ke gawang Singapura menegaskan statusnya sebagai talenta luar biasa.
Manajer Teknik FC Utrecht Vrouwen, Marlou Peeters, memuji potensi Claudia.
“Kualitas teknis dan visi permainannya menjadikannya tambahan berharga. Sebagai playmaker Timnas Indonesia, ia menunjukkan potensi besar selama uji coba,” ujar Peeters, dikutip dari situs resmi klub.
FC Utrecht, yang finis keempat di Eredivisie Vrouwen musim lalu, melihat Claudia sebagai kunci untuk bersaing dengan raksasa seperti Ajax dan PSV.
Baca Juga: Claudia Scheunemann Cetak Sejarah: Resmi Gabung ke FC Utrecht
Claudia sendiri tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.
“Menandatangani kontrak profesional pertama dengan FC Utrecht dan menjadi pemain keturunan Indonesia pertama di liga top Eropa adalah mimpi yang jadi nyata,” katanya.
“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, keluarga, dan teman-teman. Tujuan saya adalah bekerja keras untuk merebut tempat di tim utama dan meraih prestasi besar bersama Utrecht,” tambahnya.
Eredivisie Vrouwen, dengan intensitas dan gaya bermain teknisnya, akan jadi ujian berat bagi Claudia.
Sepupu dari Brandon Scheunemann itu harus bersaing dengan talenta muda Belanda, namun pengalaman internasionalnya di usia muda memberi keunggulan.
Debutnya diperkirakan pada laga pembuka melawan Feyenoord Vrouwen pekan depan.
Tag
Berita Terkait
-
Claudia Scheunemann Cetak Sejarah: Resmi Gabung ke FC Utrecht
-
Bos FC Twente Buka Suara Soal Rumor Mees Hilgers ke Palace, Apa Katanya?
-
Tenggat Waktu Penjualan Mees Hilgers Disebut-sebut Sudah Lewat
-
Serie A Liga Italia 2025/26: Transfer Jay Idzes dan Peta Kekuatan Baru
-
Gabung Crystal Palace, Mees Hilgers Kubur Mimpi Ikuti Jejak Ryan Giggs
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!