Suara.com - Deretan pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Thailand, kini sudah bertambah menjadi empat orang, dua di antara diaspora.
Liga Thailand sepertinya menjadi opsi menarik bagi sejumlah pemain keturunan yang saat ini membela Timnas Indonesia.
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Thailand menjadi alternatif bagi para pemain Timnas Indonesia baik lokal maupun diaspora.
Thailand menjadi destinasi yang bersahabat, hanya dalam kurun dua musim sudah ada empat pemain Timnas Indonesia yang merapat.
Pilihan ke Thailand tentu melewati berbgai pertimbangan dan salah satunya, sulit bersaing di level Eropa atau Asia lainnya.
Seperti Jepang dan Korea Selatan, hal itu dialami oleh para pemain berikut ini, lantas siapa saja pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand?
1. Asnawi Mangkualam (Port FC)
Asnawi Mangkualam bergabung Port FC usai mengakhiri kariernya di Liga Korea pada musim 2023/2024.
Saat itu Asnawi hanya dikontrak satu tahun, namun karena performanya yang impresif langsung diperpanjang hingga 2029.
Baca Juga: Libas Uzbekistan 0-2, Performa Timnas Indonesia U-17 Semakin Menjanjikan
Asnawi merupakan kapten Timnas Indonesia di era pelatih Shin Tae-yong sebelum terpinggirkan oleh Patrick Kluivert.
2. Pratama Arhan (Bangkok United)
Dari Korea ke Thailand, Pratama Arhan meninggalkan Suwon FC untuk bergabung dengan Bangkok United pada Januari 2025.
Berbeda dengan Asnawi, bek kiri Timnas Indonesia itu langsung disodori kontrak jangka panjang hingga Juni 2027.
Performa Pratama Arhan yang impresif membuatnya kerap kali dipercaya sebagai starter oleh Bangkok United.
3. Shayne Pattynama (Buriram United)
Berita Terkait
-
Libas Uzbekistan 0-2, Performa Timnas Indonesia U-17 Semakin Menjanjikan
-
Resmi Diproses! PSSI Serahkan Dokumen Naturalisasi Miliano Jonathans ke Kemenpora
-
Shin Tae-yong Reuni dengan Sandy Walsh dan Shayne Pattynama
-
Elkan Baggott Dibuang Lagi ke Klub Kasta ke-3 Liga Inggris oleh Ipswich Town, Fakta atau Hoaks?
-
Mees Hilgers Resmi Gabung Crystal Palace 1 Detik Saja, Timnas Indonesia Langsung Cetak Sejarah
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara