Suara.com - BRI Super League 2025/2026 memasuki pekan kedua, tujuh klub masih belum bisa merasakan manisnya kemenangan, ada tim termahal.
Pekan kedua BRI Super League 2025 selesai pada Senin (18/8/2025), sejumlah klub berhasil meneruskan tren positif.
Seperti Persija Jakarta yang mengamankan kemenangan kedua dan saat ini memuncaki klasemen sementara.
Lalu ada Persib Bandung yang dipaksa menelan kekalahan pertama saat bertandang ke markas Persijap Jepara.
Beragam rasa dari hasil yang dipetik setiap kontestan, namun menariknya lebih dari setengah lusin klub yang belum merasakan kemenangan.
Ya, hasil tak terduga justru diraih klub-klub ini, beberapa di antaranya berstatus klub besar dan bahkan termahal.
Namun apa mau dikata, nasib belum menempatkan mereka dalam posisi menang atas lawannya, lantas siapa saja? berikut di antaranya.
1. Bali United
Serdadu Tridatu masih belum terkalahkan hingga pekan kedua kompetisi, tetapi juga belum merasakan kemenangan.
Baca Juga: BRI Super League: Jordi Amat Puji Solidaritas Lini Belakang Persija Jakarta
Dua pertandingan dilalui Bali United dengan hasil imbang, melawan Malut United (3-3) dan Persik Kediri (1-1).
Dua hasil imbang itu menempatkan Bali United di peringkat ke-12, dengan mengoleksi dua poin.
2. PSM Makassar
PSM Makassar yang juga meraih dua hasil imbang mleawan Bhayangkara FC (1-1) dan Persijap Jepara (1-1).
Hasil imbang itu menempatkan PSM Makassar di peringkat ke-13 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026.
3. Persik Kediri
Berita Terkait
-
BRI Super League: Jordi Amat Puji Solidaritas Lini Belakang Persija Jakarta
-
Here We Go! Bruno Tubarao Jebolan Serie A Resmi Gabung Persija Jakarta
-
Jebolan Timnas Belanda, Eks Rekan Setim Calvin Verdonk Resmi Gabung Bali United
-
BRI Super League: Carlos Pena Buka Suara soal Debut Perdana Hokky Caraka
-
Klasemen Sementara BRI Super League 2025/2026: Persija Jakarta di Puncak, Persib Tumbang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik