Suara.com - Selamat tinggal, Pascal Struijk yang sempat dirumorkan sebagai calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia kini mendapat kabar kurang menyenangkan dari klubnya di Premier League Liga Inggris.
Nama Pascal Struijk muncul dalam daftar incaran PSSI ketika Timnas Indonesia berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bek Leeds United itu memiliki darah keturunan Indonesia dari Surabaya melalui garis keluarga kakek dan neneknya yang membuat proses naturalisasi lebih mudah dijalankan.
Kehadiran Struijk di Timnas Indonesia dinilai dapat memperkuat pertahanan berkat pengalamannya bermain di Liga Championship serta Premier League yang kompetitif.
Selain itu, nilai pasar Pascal Struijk yang mencapai Rp312,87 miliar menambah daya tarik bagi suporter Timnas Indonesia yang menaruh harapan besar padanya.
Namun optimisme tersebut berbanding terbalik dengan situasi yang dihadapinya di Leeds United setelah kabar beredar bahwa dirinya masuk daftar jual klub pada bursa transfer musim panas.
"Pascal Struijk diperkirakan akan hengkang secara mengejutkan dari Leeds United musim panas ini," tulis The Leeds Press dalam laporannya.
Leeds United sedang berada dalam kondisi sulit pada bursa transfer karena manajemen dinilai lamban mengambil keputusan, meski daftar pemain depan dianggap sudah cukup aman.
Di sektor pertahanan, manajemen klub tampaknya mempertimbangkan perombakan agar bisa bersaing kembali di Liga Primer Inggris.
Baca Juga: Data Bicara: Statistik Gila Jenson Seelt Bisa Bikin Timnas Indonesia Makin Kuat
Faktor keuangan juga menjadi alasan mengapa Leeds United harus berpikir ulang dalam mempertahankan pemain, termasuk Struijk.
"Leeds telah merekrut empat pemain di bursa transfer ini. Namun, klub hanya mengeluarkan £30 juta. Klub lebih berfokus pada kesepakatan yang 'bernilai uang' daripada mengeluarkan uang secara besar-besaran."
Situasi Struijk juga menjadi bahan pembahasan dalam podcast Inside Elland Road bersama Graham Smyth dan Joe Donnohue.
Keduanya menilai Struijk memang penting di lini belakang, namun kemungkinan besar tetap akan dilepas untuk menyeimbangkan kondisi finansial.
Joe Donnohue menilai Leeds sebenarnya sudah memiliki pertahanan yang solid, tetapi masih mungkin mencari tambahan bek baru.
Graham Smyth pun sependapat dengan menekankan pentingnya tambahan bek serta penjaga gawang baru bagi The Whites.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik