Suara.com - Arsenal bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini.
Klub asal London Utara itu dikabarkan tinggal selangkah lagi mengamankan tanda tangan gelandang kreatif Eberechi Eze dari Crystal Palace.
Nilai transfer yang mencapai £60 juta atau setara Rp1,2 triliun disebut sudah hampir rampung, dan kepindahan sang pemain bisa diumumkan secepatnya akhir pekan ini.
Kabar ini membuat Arsenal kian mempertegas ambisi besar mereka musim 2025/26.
Setelah menghabiskan lebih dari £250 juta untuk enam pemain baru, Eze bakal menjadi rekrutan ketujuh di bawah asuhan Mikel Arteta.
Nama-nama yang lebih dulu datang adalah Viktor Gyokeres (£55 juta), Cristhian Mosquera (£13 juta), Martin Zubimendi (£60 juta), Kepa Arrizabalaga (£5 juta), Christian Norgaard (£10 juta), dan Noni Madueke (£48,5 juta).
Arsenal berhasil menyalip Tottenham Hotspur dalam perburuan gelandang berusia 27 tahun itu. Spurs sebelumnya disebut sudah melakukan pendekatan serius, namun The Gunners datang dengan tawaran yang lebih cepat sekaligus ambisi yang jelas, memperkuat lini tengah setelah Kai Havertz mengalami cedera lutut.
Havertz memang sempat tampil sebagai pemain pengganti saat Arsenal menang 1-0 atas Manchester United.
Ia menuntaskan pertandingan, tetapi tidak ikut dalam sesi latihan terbuka di Emirates Stadium beberapa hari kemudian.
Baca Juga: Rodrygo Dicadangkan Xabi Alonso, Rumor Transfer ke Premier League Makin Panas
Cedera sang gelandang asal Jerman masih dalam tahap evaluasi, dan belum diketahui berapa lama ia bakal absen.
Namun, Arteta tidak ingin ambil risiko. Arsenal langsung mengaktifkan rencana mendatangkan Eze agar kedalaman skuad tetap terjaga.
Dengan gaya bermain yang eksplosif, kemampuan dribel di atas rata-rata, serta visi permainan tajam, Eze diyakini bisa langsung memberi warna baru di lini tengah Arsenal.
Tanda-tanda kepindahan Eze makin kuat setelah ia tidak dimasukkan dalam daftar pemain Crystal Palace untuk laga kualifikasi UEFA Conference League kontra Fredrikstad, klub asal Norwegia.
Pertandingan tersebut menjadi laga Eropa pertama dalam sejarah Palace, namun absennya Eze diyakini bukan karena alasan teknis, melainkan karena proses transfer yang sedang berlangsung.
Dengan kepindahan ini, Crystal Palace berpotensi kehilangan salah satu pemain terbaiknya.
Berita Terkait
-
Rodrygo Dicadangkan Xabi Alonso, Rumor Transfer ke Premier League Makin Panas
-
Di Luar Dugaan! Bintang Liverpool Mohamed Salah Justru Sebut Arsenal Calon Juara Premier League
-
Daftar Pemain Keturunan Indonesia di Premier League Liga Inggris, Nomor 3 Lolos dari Radar
-
NEC Nijmegen Bidik Pemain Keturunan Indonesia Lagi, Calvin Verdonk Bisa Dapat Teman Baru
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?