Suara.com - Penyerang andalan Timnas Irak, Ali Jassim secara terbuka mengirimkan pesan ancaman kepada para rivalnya termasuk Timnas Indonesia, dengan menyatakan dirinya berada dalam kondisi puncak dan siap tempur.
Tim berjuluk Singa Mesopotamia itu akan menghadapi dua laga krusial di Grup B.
Mereka akan lebih dulu menantang Timnas Indonesia pada 12 Oktober 2025, sebelum berhadapan dengan tuan rumah, Arab Saudi, tiga hari kemudian.
Mengingat hanya juara grup yang lolos otomatis ke Piala Dunia, setiap pertandingan akan menjadi laga hidup-mati.
Menyadari pertaruhan besar tersebut, Ali Jassim menegaskan bahwa ia telah mempersiapkan diri secara maksimal.
Meskipun baru saja menyelesaikan musim kompetisi 2024/2025, pemain berusia 21 tahun ini mengaku tidak bersantai dan terus menjalani latihan intensif.
"Soal kebugaran fisik, saya merasa dalam kondisi prima, dan siapa pun bisa bertanya kepada pelatih kebugaran tentang kondisi saya," tegas Jassim, dilansir dari Winwin, Minggu (24/8/2025).
"Akhir-akhir ini, saya menjalani latihan fisik yang sangat intensif, dan jeda negatifnya tidak lama, karena saya ingin lolos dan siap bermain di awal musim baru, terutama karena tim nasional Irak memiliki kewajiban yang sangat penting, yaitu kualifikasi Olimpiade Asia dan kualifikasi Piala Dunia," tambahnya.
Komitmennya untuk negara juga tak perlu diragukan. Selain menjadi pilar di tim senior, Jassim juga akan membela Timnas Irak U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Baca Juga: Asisten Mikel Arteta Sudah Ramal Pemain Timnas Indonesia Punya Masalah Mental
Baginya kepercayaan yang diberikan di berbagai level usia adalah sebuah kehormatan yang harus dibayar tuntas di atas lapangan.
"Saya, sebagai balasannya, ingin mengatakan kepadanya (pelatih Timnas Irak) bahwa saya menghormati keputusannya, dan pesan saya kepadanya adalah bahwa saya siap," ujar Ali.
"(Saya) siap membantu tim nasional Irak kapan pun mereka ingin memanggil saya, karena yang terpenting, saya mewakili Irak dengan berbagai tim nasionalnya," pungkasnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahaya bagi pertahanan Timnas Indonesia. Sebagai penyerang sayap kiri andalan, Ali Jassim telah membuktikan ketajamannya dengan torehan tiga gol dari 25 laga untuk tim senior, serta tujuh gol dari 11 penampilan bersama tim U-23.
Berita Terkait
-
Kata-kata Emil Audero Usai Kalahkan AC Milan
-
Statistik Memukau Emil Audero Usai Bawa Cremonese Kalahkan AC Milan
-
Penampilan Calon Pemain Timnas Indonesia Laurin Ulrich di Jerman Curi Perhatian
-
Napoli Turunkan Skuat Bintang, Sassuolo Simpan Jay Idzes sebagai Jagoan Terakhir
-
Dipantau Langsung Patrick Kluivert, Penampilan Nathan Tjoe-A-On Dipuji
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
Terkini
-
Desakan Hukum Mati Koruptor, Ini Dia Koruptor Pertama Divonis Mati di Indonesia
-
Demo 27 Agustus: Dua Pos Polisi di Slipi Dibakar, Separator Transjakarta Rusak Berantakan
-
5 Kelebihan Rice Cooker dengan Panci Keramik Dibanding yang Lain
-
Bos BGN Mau Hapus MBG dari Sekolah Swasta, Taruna Nusantara, hingga Kemala Bhayangkari
-
Karakter dan Prediksi Shio Ular: Si Cerdas dan Bijak yang Punya Hoki Finansial
-
Helikopter Marine One Donald Trump Nyaris Kecelakaan Dempet Pesawat Komersial
-
Polisi Pakai Istilah 'Preventive Strike' untuk Amankan Massa Aksi 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
5 Smart TV 43 Inch Termurah, Layar Lega Gambar Jernih
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus