Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero menjalani debut manis di panggung Serie A Italia musim 2025/2026.
Tampil sebagai starter, ia menjadi pahlawan kemenangan tim promosi, Cremonese yang secara mengejutkan berhasil menaklukkan raksasa AC Milan dengan skor 2-1 di Stadion San Siro, Minggu (24/8/2025) dini hari WIB.
Penampilan brilian Emil Audero di bawah mistar gawang menjadi salah satu kunci utama keberhasilan Cremonese mencuri tiga poin penuh dari lawatan berat ini.
Dipercaya tampil sejak menit awal, pemain kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat itu bermain penuh selama 90 menit dan menunjukkan kelasnya sebagai penjaga gawang top.
Berdasarkan data yang dilansir dari akun Instagram @nusantara.ballers, soliditas Emil Audero dibuktikan dengan catatan statistik mentereng.
Ia berhasil melakukan empat penyelamatan krusial dan diganjar rating tinggi 7,6.
Angka ini bahkan jauh melampaui rating kiper kelas dunia milik AC Milan, Mike Maignan, yang hanya mencatatkan nilai 5,7.
Kemenangan bersejarah Cremonese dipastikan melalui gol-gol yang dicetak oleh Federico Baschirotto dan Federico Bonazzoli.
Sementara AC Milan hanya mampu membalas lewat gol tunggal Strahinja Pavlovic.
Baca Juga: Asisten Mikel Arteta Sudah Ramal Pemain Timnas Indonesia Punya Masalah Mental
Hasil mengejutkan ini langsung membawa dampak signifikan pada papan klasemen sementara.
Cremonese meroket ke posisi kedua, sementara sang raksasa AC Milan harus terpuruk di peringkat ke-18 dengan nol poin di pekan perdana Liga Italia.
Setelah meraih kemenangan krusial di laga pertama Serie A Italia musim ini, Emil Audero tak bisa membendung bahagia.
Via Instagram pribadinya, kiper Timnas Indonesia ini membagikan kata-kata semringah.
"Kemenangan yang indah," tulis Emil Audero sekaligus membagikan foto saat beraksi di laga Cremonese melawan AC Milan.
Tentunya performa bagus Emil Audero menjadi modal baik untuknya membela Timnas Indonesia.
Nama Emil Audero dipanggil Patrick Kluivert untuk FIFA Matchday September 2025 mendatang.
Emil Audero diprediksi akan menjadi kiper utama karena pesaingnya Maarten Paes absen lantaran cedera.
Berita Terkait
-
Statistik Memukau Emil Audero Usai Bawa Cremonese Kalahkan AC Milan
-
Penampilan Calon Pemain Timnas Indonesia Laurin Ulrich di Jerman Curi Perhatian
-
Napoli Turunkan Skuat Bintang, Sassuolo Simpan Jay Idzes sebagai Jagoan Terakhir
-
Dipantau Langsung Patrick Kluivert, Penampilan Nathan Tjoe-A-On Dipuji
-
3 Nama Besar Hilang dari Skuad Timnas Indonesia, Kluivert Tegaskan Era Baru Skuad Garuda?
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
-
Analisis PSG vs Arsenal: Pressing Tinggi, Serang Sisi Kiri, dan Bertahan Mati-matian