Suara.com - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menegaskan pihaknya tidak merasa cemas terkait kondisi fisik Thom Haye meski sang gelandang berusia 30 tahun itu masih belum memiliki klub.
Haye menjadi satu-satunya pemain tanpa tim yang masuk dalam daftar 27 pemain pilihan pelatih Patrick Kluivert untuk agenda FIFA Match Day di Surabaya, September mendatang.
Mantan pemain Almere City tersebut terakhir kali tampil pada musim lalu di Liga Belanda dengan catatan 30 penampilan serta menyumbangkan dua assist. Sejak kontraknya berakhir pada Juli, ia masih berstatus bebas transfer.
“Saya kira kalau berkaitan dengan soal performa pemain mereka aktif berlatih mandiri dan saya kira tidak ada masalah,” ujar Sumardji saat ditemui wartawan dalam acara pameran foto dan tulisan 90’ & Beyond di Mal Sarinah, Jakarta, Minggu (24/8/2025).
Awalnya, Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Kuwait pada 5 September dan Lebanon pada 8 September di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan bahwa Kuwait batal menjadi lawan uji coba, dan sampai saat ini PSSI masih mencari penggantinya.
Untuk menyambut agenda ini, para pemain Garuda akan mulai berkumpul di Surabaya pada 1 September guna menjalani pemusatan latihan singkat.
Sumardji menegaskan bahwa momen itu akan digunakan tim pelatih untuk menilai kondisi fisik seluruh pemain, termasuk Thom Haye yang belum bergabung dengan klub baru.
“Ya kan tujuannya kita panggil tanggal 1 September supaya para pemain itu segera bisa meningkatkan performanya. Kebetulan kan tanggal 1, kumpul, setelah itu kan latihan bersama. Momen itulah yang akan kita gunakan,” jelasnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Batal Hadapi Kuwait, PSSI Pusing Cari Penggantinya
(Antara)
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Batal Hadapi Kuwait, PSSI Pusing Cari Penggantinya
-
Momen Sial Marc Klok: Gagal Jadi Pahlawan Persib Usai Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
-
Kata Jay Idzes Jelang Lawan Emil Audero di Serie A Italia
-
Sejumlah Klub Super League Menolak Lepas Pemain ke Timnas Indonesia U-23, PSSI Bertindak!
-
Segera Disumpah, Sejauh Mana Proses Naturalisasi Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans Berlangsung?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?