- Timnas Indonesia akan menjamu Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo pada 8 September 2025.
- Dua pemain naturalisasi, Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans, diharapkan memperkuat lini serang Timnas Indonesia.
- Pelatih Patrick Kluivert diprediksi akan menggunakan formasi 3-4-3 dengan kombinasi pemain berpengalaman dan naturalisasi.
Suara.com - Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Lebanon pada FIFA Matchday September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin, 8 September 2025.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena Indonesia terus mempersiapkan skuad terbaik, termasuk proses naturalisasi pemain asing untuk memperkuat lini serang.
Mauro Zijlstra dari FC Volendam dan Miliano Jonathans dari FC Utrecht saat ini tengah melalui proses naturalisasi yang dipercepat, di mana berkas keduanya sudah dibahas di Komisi XIII dan X DPR RI.
Setelah pembahasan di DPR, langkah selanjutnya adalah rapat paripurna, tanda tangan presiden, dan pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
PSSI memiliki jalur fast track untuk proses perpindahan federasi, sehingga pemain baru dapat resmi bermain hanya dalam waktu satu hari setelah semua dokumen lengkap.
Pada Kamis, 21 Agustus 2025, pelatih Patrick Kluivert mengumumkan daftar 27 pemain Timnas Indonesia untuk melawan Lebanon, namun nama Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans belum termasuk karena paspor Indonesia mereka belum keluar.
Jika paspor sudah diterima akhir pekan ini atau awal pekan depan, keduanya dipastikan tersedia untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia.
Kehadiran Zijlstra dan Jonathans diharapkan memberi tambahan daya dobrak dan kreativitas di depan gawang lawan, terutama dengan formasi 3-4-3 yang menjadi andalan Kluivert.
Di bawah mistar gawang, Emil Audero dari Cremonese diprediksi kembali menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang, mengingat penampilannya stabil pada empat laga awal.
Baca Juga: Trio Naturalisasi Jadi Amunisi Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Lini pertahanan tiga bek sejajar kemungkinan akan dihuni Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner, yang sebelumnya berhasil menjaga clean sheet melawan Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.
Untuk posisi wing back, Kevin Diks di sisi kanan dan Calvin Verdonk di sisi kiri dipercaya menjaga keseimbangan serangan dan pertahanan Timnas Indonesia.
Dua gelandang sentral kemungkinan tetap diisi Thom Haye dan Joey Pelupessy, yang terbukti efektif mengatur tempo permainan dan distribusi bola tim.
Di lini depan, Miliano Jonathans diperkirakan menempati posisi winger kanan, Ragnar Oratmangoen sebagai winger kiri, dan Mauro Zijlstra sebagai penyerang tengah, menciptakan kombinasi yang menjanjikan ancaman bagi pertahanan Lebanon.
Prediksi susunan pemain ini mencerminkan strategi Kluivert yang menekankan keseimbangan antara pertahanan solid dan serangan cepat di sayap serta tengah.
Kehadiran dua pemain naturalisasi diharapkan meningkatkan peluang Indonesia meraih kemenangan pada laga penting ini, sekaligus menjadi ajang evaluasi kemampuan tim menjelang pertandingan internasional berikutnya.
Selain itu, pertandingan ini menjadi momentum untuk menguji kerja sama pemain lama dan baru dalam formasi 3-4-3, yang telah sukses menghindarkan kebobolan pada laga sebelumnya.
Para penggemar sepak bola Indonesia dapat menantikan aksi seru di Stadion Gelora Bung Tomo dengan potensi strategi serangan baru dan kombinasi pemain yang lebih dinamis.
Pertandingan ini juga menjadi ajang persiapan Timnas Indonesia menghadapi kompetisi internasional yang lebih tinggi, sekaligus menjadi kesempatan bagi pemain naturalisasi menunjukkan kualitasnya.
Dengan dukungan suporter dan strategi matang, Timnas Indonesia berharap dapat mengoptimalkan peluang kemenangan atas Lebanon dan memperkuat posisi di mata dunia sepak bola internasional.
Secara keseluruhan, susunan pemain yang diprediksi mencerminkan perpaduan pengalaman dan energi baru, di mana naturalisasi pemain menjadi faktor penting dalam meningkatkan performa tim.
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Lebanon (3-4-3): Emil Audero; Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Kevin Diks, Thom Haye, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk; Miliano Jonathans, Ragnar Oratmangoen, Mauro Zijlstra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United
-
Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump
-
John Terry Kecewa Tak Dipilih Jadi Pelatih Chelsea, Merasa Tak Dihargai sebagai Legenda
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax
-
Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!
-
Madura United Perlu Tahu, Persib Bandung Punya 'Win Rate' 100 Persen di Kandang
-
Bela Vinicius Jr, Wesley Sneijder Mengaku Terima 4.000 Ancaman Pembunuhan