- Thom Haye resmi gabung Persib setelah berstatus bebas transfer dari Almere City.
- Kepindahannya memberi keuntungan besar untuk Persib, tapi juga menyimpan risiko bagi kariernya.
- Tiga tantangan utama: turunnya level kompetitif, risiko terlupakan di panggung internasional, dan ekspektasi publik yang sangat tinggi.
Suara.com - Teka-teki ke mana Thom Haye akan berlabuh akhirnya terjawab. Gelandang Timnas Indonesia itu resmi bergabung dengan Persib Bandung.
Pengumuman Thom Haye sebagai rekrutan anyar Persib datang pada Rabu (27/8/2025) sore WIB.
"Saya sangat antusias bergabung dengan Persib Bandung. Go Persib Maung Bandung," kata Thom Haye dalam tayangan TVRI Jawa Barat.
Persib merekrut Thom Haye yang berstatus bebas transfer setelah tidak memperpanjang kontraknya dengan klub Belanda, Almere City.
Setelah menganggur hampir dua bulan lamanya, Thom Haye nyatanya menyusul Jordi Amat hingga Rafael Struick yang memilih bermain di Indonesia.
Di satu sisi, kehadiran Thom Haye di Persib bisa memberi dampak positif. Ia tidak terhitung sebagai pemain asing karena kini sudah WNI.
Namun di sisi lain, keputusan untuk pindah ke Persib Bandung dan Super League Indonesia bisa memberi dampak negatif buat Thom.
1. Penurunan Level Kompetitif
Thom Haye sebelumnya terbiasa bermain di Liga Belanda yang memiliki intensitas tinggi, taktik lebih matang, serta kualitas lawan yang konsisten.
Baca Juga: Thom Haye ke Persib Bandung, Berapa Gaji Dia?
Dengan pindah ke Liga Indonesia, ia berpotensi menghadapi penurunan standar kompetisi.
Akibatnya, performanya bisa stagnan atau bahkan menurun karena tidak lagi terasah dalam atmosfer sepak bola Eropa.
2. Risiko Terlupakan di Panggung Internasional
Meski kini membela Timnas Indonesia, Haye tetap berusia produktif untuk berkarier di Eropa.
Pindah ke liga Asia Tenggara bisa membuatnya kehilangan sorotan dari media dan pencari bakat internasional.
Hal ini bisa menutup peluangnya kembali ke level kompetisi yang lebih tinggi di masa depan.
3. Tekanan Ekspektasi Tinggi
Dengan status sebagai pemain naturalisasi, eks pemain Eropa, dan gaji besar, Haye akan datang dengan ekspektasi luar biasa tinggi dari Bobotoh maupun publik sepak bola Indonesia.
Jika performanya tidak sesuai harapan, tekanan tersebut bisa menjadi beban mental yang justru merusak rasa percaya dirinya.
Kondisi ini tentu tidak ideal bagi Thom Haye karena bisa berdampak pada performanya nanti di Timnas Indonesia.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali