- Besaran gaji Thom Haye di Persib Bandung jadi spekulasi publik.
- Kedatangan Haye diharapkan meningkatkan kualitas dan nilai komersial Persib Bandung.
- Thom Haye resmi bergabung dengan Persib Bandung dengan kontrak dua tahun.
Suara.com - Thom Haye akhirnya resmi diumumkan sebagai pemain anyar Persib Bandung untuk kompetisi musim 2025/2026.
Gelandang Timnas Indonesia itu diperkenalkan pada Rabu, 27 Agustus 2025, dengan kontrak berdurasi dua tahun bersama tim berjuluk Pangeran Biru.
Kehadiran Haye diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Persib Bandung yang sedang berambisi mempertahankan konsistensi di Super League 2025/2026.
Berdasarkan catatan dari media Belanda, Haye sebelumnya dibanderol dengan nilai 169.152 euro atau sekitar Rp3,2 miliar ketika masih memperkuat SC Heerenveen pada musim 2023/2024.
Setelah itu, ia melanjutkan karier bersama Almere City, dan laporan dari Capology menyebutkan pemain 29 tahun tersebut memperoleh gaji sekitar 1,74 juta dolar AS atau senilai Rp28,6 miliar dalam satu musim penuh.
Di sisi lain, Transfermarkt menilai harga pasar Thom Haye saat ini berada di angka 1 juta euro atau sekitar Rp18,9 miliar.
Angka itu tentu menjadi indikator bahwa Haye merupakan salah satu gelandang dengan nilai tinggi, meski semua data tersebut hanya berupa estimasi.
Persib Bandung tidak mengumumkan secara resmi detail kontrak maupun besaran gaji yang diberikan kepada Thom Haye.
Meski begitu, sejumlah rumor menyebutkan bahwa nilai kontrak Haye bersama Persib diperkirakan tidak jauh berbeda dengan penghasilannya di Eropa.
Baca Juga: Katanya Fokus Timnas, PSSI Sebut Kehadiran Thom Haye Cs Bisa Bantu Liga Indonesia
Bahkan, beredar kabar bahwa gaji yang diterimanya bersama Persib Bandung bisa jadi merupakan yang tertinggi dibandingkan pemain lain di Super League 2025/2026.
Status Haye sebagai pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia tentu membuatnya semakin bernilai bagi Persib Bandung.
Selain kualitas individu yang mumpuni, kehadirannya juga menambah daya tarik kompetisi yang semakin ketat musim ini.
Fenomena kedatangan pemain keturunan Eropa ke Liga Indonesia memang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Beberapa di antaranya berhasil tampil gemilang dan menjadi tulang punggung klub besar di tanah air, sehingga membuat pamor liga semakin terangkat.
Thom Haye sendiri dikenal sebagai gelandang serba bisa dengan kemampuan distribusi bola dan visi bermain yang matang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mees Hilgers Terpaksa Bertahan di FC Twente Akibat Kesalahan Agennya
-
Persib Bandung Terancam Ditinggal Pilar Utama, Federico Barba Dapat Tawaran dari Liga Yunani
-
Crystal Palace Juara Conference League, Kisah Sukses Oliver Glasner Membawa Sejarah ke Selhurst Park
-
Mozambik Rilis Skuad Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Andalkan Pemain Utama
-
John Herdman Dapat Amunisi Baru, Dua Pemain Diaspora Australia Segera Dinaturalisasi
-
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun
-
Sandy Walsh Cetak Sejarah! Buriram United Juara ASEAN Club Championship
-
Statistik Anthony Gordon, Calon Penyerang Barcelona Bikin Hansi Flick Kepincut
-
Piala AFF U-19 2026: Pelatih Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-19 Sangat Kuat
-
Cedera Neymar Ganggu Persiapan Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 2026, Absen Latihan Perdana