Suara.com - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, ikut memberikan tanggapan soal kepindahan gelandang keturunan Timnas Indonesia, Thom Haye, yang resmi bergabung dengan Persib Bandung untuk mengarungi Super League 2025/2026.
Riekerink yang pernah menangani SC Heerenveen menilai kehadiran Haye dan pemain-pemain Belanda di Indonesia bisa memberikan dampak positif, baik untuk klub maupun untuk sepak bola nasional.
“Mengenai pemain-pemain Belanda yang datang ke Indonesia, itu adalah pilihan klub. Menurut saya, ya seperti Thom Haye dan juga Stefano (Lilipaly) di tim kami," kata Riekerink, dilansir dari Antara.
"Menurut saya, bagus jika mereka bermain untuk timnas, dan bagus juga untuk mendapatkan koneksi ke masyarakat dan klub. Itu membuat kualitas timnas sedikit lebih kuat jika mereka bermain, namun pada akhirnya, ini adalah mengenai kualitas,” lanjutnya.
Menurut Riekerink, pengalaman Haye bermain di Eropa akan menjadi nilai tambah besar bagi Persib Bandung.
Selain itu, kepindahan pemain berdarah Belanda ke Indonesia dinilainya mampu memperkuat koneksi dengan suporter sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Eliano Reijnders Dikabarkan Mendekat, Persib Kian Disesaki Pemain Berlabel Timnas Indonesia
-
Teka-teki 2 Pemain Timnas Indonesia Grade A Bakal Gabung Persib Bandung, Siapa Dia?
-
Thom Haye dan 3 Alasan Dirinya Memilih Liga Indonesia sebagai Kelanjutan Karier Profesionalnya
-
Thom Haye Pakai Nomor Punggung 33 di Persib Bandung
-
Thom Haye Datang, Persib Buang Satu Pemain
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar