- Pertandingan PSM Makassar vs Persebaya ditunda karena masalah keamanan.
- Penundaan ini terjadi akibat kericuhan demo di Makassar.
- Belum ada jadwal pengganti untuk pertandingan yang ditunda.
Suara.com - Pertandingan PSM Makassar vs Persebaya Surabaya dalam ajang Super League Indonesia di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare pada Minggu (31/8/2025) resmi ditunda.
Laga PSM Makassar vs Persebaya yang seharusnya dimulai pukul 15.30 WIB terpaksa dihentikan berdasarkan surat resmi dari pihak ILeague sebagai operator Super League Indonesia.
Penundaan pertandingan PSM Makassar vs Persebaya diumumkan melalui akun resmi media sosial PSM yang menegaskan laga tersebut tidak bisa berlangsung sesuai jadwal semula.
Dalam pernyataan resmi disebutkan bahwa kondisi di lapangan tidak kondusif sehingga duel PSM Makassar vs Persebaya harus ditunda demi keamanan.
Operator Super League Indonesia menegaskan belum ada jadwal pengganti untuk laga PSM Makassar vs Persebaya sehingga pendukung kedua tim masih harus menunggu keputusan baru.
Surat resmi ILeague menyebut bahwa penundaan laga PSM Makassar vs Persebaya merupakan tindak lanjut dari permintaan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
Selain permintaan dari kepolisian, manajemen PSM Makassar juga melayangkan surat resmi agar pertandingan kontra Persebaya ditunda demi menghindari potensi kericuhan.
Kondisi keamanan Makassar memang memanas setelah aksi demo yang berujung ricuh dengan pembakaran Kantor DPRD Kota Makassar pada Jumat (29/8/2025).
Insiden kericuhan di Makassar itu membuat aparat kepolisian mengantisipasi dampak yang mungkin muncul pada pertandingan PSM Makassar vs Persebaya.
Baca Juga: Persib Datangkan Pemain Anyar Lagi, Bojan Hodak: Dia Pemain Manchester City
Saat aksi pembakaran gedung DPRD Makassar terjadi, rapat paripurna sedang berlangsung dengan dihadiri pimpinan DPRD dan jajaran Pemerintah Kota Makassar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama sejumlah pejabat lain berhasil dievakuasi dari dalam gedung saat kebakaran meluas.
Namun peristiwa tragis itu menelan korban jiwa, termasuk seorang ASN yang mencoba menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai empat.
Kondisi tersebut membuat otoritas keamanan tidak ingin mengambil risiko dengan melanjutkan pertandingan besar seperti PSM Makassar vs Persebaya.
Super League Indonesia memang sering menghadapi penundaan jadwal pertandingan akibat faktor keamanan, cuaca ekstrem, hingga masalah teknis stadion.
Bagi suporter PSM Makassar maupun Persebaya, kabar penundaan laga tentu menjadi kekecewaan tersendiri setelah mereka menantikan duel penting ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed
-
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah
-
Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat