- Yamal Kehilangan Paspor Setelah Menang Besar
- Federasi Sepak Bola Spanyol Terpaksa Membantu
- Lamine Yamal Tampil Gemilang dalam Pertandingan
Suara.com - Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, menjadi sorotan bukan hanya di lapangan tetapi juga di luar arena setelah Timnas Spanyol mencetak kemenangan telak 6-0 atas Turki dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Buyuksehir Belediye Stadium, Konya, Minggu (7/9/2025) malam WIB.
Selepas pertandingan, Yamal dilaporkan kehilangan paspornya.
Video yang beredar menunjukkan pemain berusia 18 tahun itu turun dari bus untuk mencari dokumen penting tersebut, namun tidak berhasil menemukannya.
Menurut laporan Emir dari Beyaz Futbol, Yamal sempat kembali ke ruang ganti untuk mencari paspor, tetapi tetap tidak membuahkan hasil.
Untungnya, pihak Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) segera berkoordinasi dengan pihak berwenang Turki, sehingga Yamal dapat kembali ke Barcelona bersama rekan-rekannya tanpa kendala.
Di sisi lain, Yamal juga menjadi perbincangan karena kehidupan pribadinya.
Sebuah video viral yang dibagikan Nico Williams menunjukkan Yamal tampak tersenyum melihat ponselnya, dan ternyata layar ponselnya menampilkan foto artis Argentina, Nicki Nicole.
Williams pun bercanda menyebut Yamal sedang “in love”. Momen ini muncul usai kabar putusnya Yamal dengan Nicki Nicole, sehingga semakin menarik perhatian penggemar dunia maya.
Meski drama paspor dan gosip asmara menghiasi hari Yamal, performa Spanyol di lapangan benar-benar tak terbantahkan.
Baca Juga: Lini Belakang Italia Gampang Ditembus, Gattuso: Rasanya Mau Mati
La Roja menampilkan permainan menakjubkan sejak menit pertama.
Trio gelandang Mikel Merino, Pedri, dan Martin Zubimendi mengendalikan tempo permainan, memberikan umpan-umpan presisi, dan menciptakan tekanan konstan bagi Turki.
Merino menjadi sorotan utama dengan hat-trick pertamanya sebagai pemain profesional, sementara Pedri menambah dua gol lagi, membuat penampilan kedua pemain ini sangat menentukan kemenangan besar Spanyol.
Ferran Torres melengkapi pesta gol dengan satu gol tambahan, menegaskan superioritas tim tamu.
Hasil ini menempatkan Spanyol di posisi puncak Grup E dengan enam poin dari dua pertandingan.
Kemenangan 6-0 juga menjadi catatan sejarah, menandai kemenangan terbesar Spanyol atas Turki dan hasil tandang paling dominan dalam kualifikasi Piala Dunia sejak 2017, saat mereka menghajar Liechtenstein 8-0.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?