- Kroasia Mengukuhkan Dominasi Grup L Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa
- Selain Kroasia, tim-tim Eropa lain juga meraih kemenangan penting: Swiss menang 3-0 atas Slovenia
- Denmark menang 3-0 di Yunani, dan Italia menaklukkan Israel 5-4
Suara.com - Kroasia tampil mengesankan dengan kemenangan telak 4-0 atas Montenegro dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang berlangsung di Stadion Maksimir, Zagreb, Selasa pagi WIB.
Kemenangan ini membawa Luka Modric dan kolega menempati posisi pertama grup L dengan catatan sempurna, meraih 12 poin dari empat pertandingan.
Sementara itu, Montenegro harus puas berada di peringkat keempat dengan koleksi enam poin dari lima laga.
Laga ini berjalan dengan tempo tinggi sejak babak pertama, di mana Kroasia mencoba mengurung pertahanan Montenegro yang bermain sangat dalam.
Meski terus menekan, Kroasia kesulitan membongkar pertahanan lawan hingga menit ke-25.
Baru pada menit ke-35, Luka Modric menunjukkan kelasnya dengan melepaskan umpan terukur ke kotak penalti yang langsung disambut Kristijan Jakic. Gol ini membuat Kroasia unggul 1-0.
Drama bertambah ketika Montenegro harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-42.
Andrija Bulatovic mendapatkan kartu kuning kedua usai melakukan pelanggaran keras, membuat timnya harus menuntaskan babak kedua dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Kroasia kembali menekan.
Baca Juga: Era Baru Trah Maldini di Gli Azzurri: Debut Dramatis Daniel Maldini
Pada menit ke-51, Andrej Kramaric menggandakan keunggulan tim tuan rumah melalui tandukannya yang gagal diantisipasi oleh kiper Danijel Petkovic.
Kroasia kini memimpin 2-0, sementara Montenegro berjuang keras menahan gempuran tuan rumah.
Kroasia terus mendominasi. Menit ke-85, Lovro Majer melepaskan tandukan yang mengenai Edvin Kuc dan mengubah arah bola ke gawang sendiri, membuat skor menjadi 3-0.
Tak puas sampai di situ, di masa perpanjangan waktu, Majer kembali terlibat dalam gol keempat Kroasia.
Umpan terarahnya diselesaikan dengan baik oleh Ivan Perisic, menutup pesta gol menjadi 4-0.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Kroasia di grup L, memperlihatkan kualitas individu para pemain sekaligus kekompakan tim.
Berita Terkait
-
Era Baru Trah Maldini di Gli Azzurri: Debut Dramatis Daniel Maldini
-
Lini Belakang Italia Gampang Ditembus, Gattuso: Rasanya Mau Mati
-
Aksi Berani Suporter Italia: Balik Badan Saat Lagu Israel Berkumandang
-
Italia Tekuk Israel 5-4, Gennaro Gattuso Ngamuk: Laga Paling Gila!
-
Tukang Jagal Nomor 10 dari Irak: Timnas Indonesia Diminta Waspada, Lawan Sepadan Justin Hubner
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza