Tetapi, mereka kalah dengan buruk melawan Cremonese.
Keyakinan pada Fabio Grosso
Carnevali masih percaya pada kemampuan Fabio Grosso.
Sassuolo adalah tim bagus yang perlu bersatu tetapi di atas semuanya, Carnevali tahu Sassuolo memiliki pelatih yang sangat bagus.
"Apa pun itu, kami harus bertarung sampai akhir, saya yakin akan hal itu."
Carnevali menegaskan Sassuolo harus bangun secepatnya.
"Tetapi, selalu rumit bermain dengan bursa transfer yang terbuka. Saya berharap tim bisa memulai lagi dengan kekuatan yang kami tahu kami miliki."
Pernyataan itu juga menyinggung peran Jay Idzes.
Kapten Timnas Indonesia itu jadi rekrutan termahal Sassuolo.
Baca Juga: Peta Kekuatan Irak Berubah Jelang Lawan Timnas Indonesia, Apa Saja yang Lebih Baik?
Ia diboyong dengan harga 8 juta euro dari Venezia.
Jay Idzes Jadi Andalan Pertahanan
Idzes diproyeksikan memperkuat lini belakang Neroverdi.
Bek berdarah Belanda ini sangat diharapkan memberi stabilitas.
Namun sejauh ini ia baru bermain sekali melawan Cremonese.
Kehadirannya diyakini bisa menambah mental tim dalam tekanan.
Idzes kini menghadapi tantangan sama seperti di Venezia.
Pengalaman Degradasi di Venezia
Musim lalu Idzes berjuang bersama Venezia di Serie A.
Secara individu performanya cukup solid sepanjang kompetisi.
Sayangnya Venezia tetap gagal bertahan dan terdegradasi.
Situasi itu berpotensi terulang jika Sassuolo tak segera bangkit.
Tekanan besar kini menunggu Idzes dan rekan setimnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks