- Emil Audero jadi pemain Indonesia dengan rating tertinggi di FC 26, yakni 78.
- Belasan pemain diaspora Indonesia tampil di gim ini, dari Kevin Diks hingga Elkan Baggott.
- Pemain lokal Liga 1 belum masuk database, namun kehadiran diaspora tetap membanggakan.
Suara.com - EA Sports FC 26 bakal resmi meluncur secara global pada 26 September 2025. Gim sepak bola populer besutan Electronic Arts ini langsung menyita perhatian publik Tanah Air, terutama karena banyaknya nama pemain keturunan Timnas Indonesia yang ikut masuk dalam daftar resmi.
Salah satu yang paling mencuri sorotan adalah Emil Audero Mulyadi.
Penjaga gawang Cremonese tersebut mendapat rating 78, menjadikannya pemain Indonesia dengan nilai tertinggi di FC 26.
Di bawah Audero, ada Kevin Diks, bek tangguh Borussia Monchengladbach, yang memperoleh rating 74.
Mantan pemain Fiorentina itu memang dikenal solid di lini belakang Bundesliga.
Tak berhenti di situ, beberapa nama lain juga muncul dengan rating cukup tinggi.
Maarten Paes (FC Dallas), Mees Hilgers (Twente), dan Jay Idzes (Sassuolo) sama-sama mengantongi rating 72.
Calvin Verdonk yang kini memperkuat Lille menempati urutan berikutnya dengan rating 71. Sementara Dean James dari Go Ahead Eagles mendapat nilai 70.
Untuk kategori pemain muda, beberapa nama diaspora juga tercatat.
Baca Juga: 3 Faktor Non-Teknis yang Bisa Rugikan Timnas Indonesia di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ole Romeny (Oxford United) mendapat rating 67, Miliano Jonathans (FC Utrecht) di angka 66, dan Ragnar Oratmangoen (Dender) dengan rating 65.
Ada juga Justin Hubner di Fortuna Sittard dengan rating 64, serta Elkan Baggott dari Ipswich Town yang memperoleh nilai 63.
Dua talenta belia lain, Ivar Jenner (61) dan Mauro Zijlstra (58), melengkapi daftar panjang pemain Indonesia yang hadir dalam gim anyar ini.
Sayangnya, nama-nama yang bermain di kompetisi domestik maupun Asia, seperti Rizky Ridho dan Ernando Ari, belum tersedia dalam database FC 26.
Meski begitu, masuknya belasan pemain diaspora Indonesia sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Hal ini menandakan bahwa kiprah pemain Indonesia di Eropa kian diakui.
Sebagai tambahan, EA memberi akses awal untuk FC 26 pada 19 September 2025 bagi pembeli edisi Ultimate.
Dengan kehadiran wajah-wajah baru asal Indonesia, FC 26 diyakini akan semakin populer di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok