- Pemain keturunan Indonesia, Ilias Alhaft cetak dua gol di ajang ACL 2
- Penyerang berdarah Solo ini membantu Bangkok United menang 4-2
- Namun di laga itu, pemain Indonesia Pratama Arhan cuma duduk di bangku cadangan
Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Ilias Alhaft mencuri sorotan usai mencetak dua gol di panggung Liga Champions Asia 2 (ACL 2).
Sebuah nama baru yang berpotensi menjadi amunisi lini depan Timnas Indonesia di masa depan berhasil mencuri perhatian di panggung tertinggi sepak bola Asia.
Adalah Ilias Alhaft, striker keturunan Solo - Belanda yang tampil sebagai bintang kemenangan timnya, Bangkok United dalam laga perdana ACL 2 musim 2025/2026.
Ironisnya momen bersinarnya Ilias Alhaft ini terjadi saat rekan setimnya yang juga pilar Timnas Indonesia, Pratama Arhan justru harus puas hanya menghangatkan bangku cadangan.
Dalam laga tandang melawan raksasa Malaysia, Selangor FC, di Stadion Petaling Jaya, Bangkok United sukses meraih kemenangan telak 4-2.
Ilias Alhaft menjadi aktor protagonis dengan menyumbangkan dua gol krusial bagi tim tamu Bangkok United.
Pemain berdarah Solo ini langsung membuka pesta gol Bangkok United saat laga baru berjalan 11 menit.
Tak butuh waktu lama, tim tamu menggandakan keunggulan pada menit ke-15. Meskipun Selangor sempat memperkecil ketertinggalan, Alhaft kembali menunjukkan tajinya dengan mencetak gol keduanya pada menit ke-24, membawa timnya unggul 3-1 di babak pertama.
Di babak kedua, Bangkok United kembali menambah satu gol untuk memastikan kemenangan 4-2.
Baca Juga: Susul Kevin Diks, Pemain Keturunan Indonesia Debut di Bundesliga Jerman
Sayangnya, sepanjang 90 menit pertandingan, Pratama Arhan tidak mendapatkan kesempatan untuk merumput, meskipun namanya tercantum dalam daftar susunan pemain.
Kegemilangan Ilias Alhaft di panggung sekelas ACL 2 ini jelas menjadi sinyal menarik bagi PSSI dan tim pelatih Timnas Indonesia.
Dengan statusnya sebagai pemain keturunan dan performa yang sudah terbukti di level Asia, bukan tidak mungkin namanya akan masuk dalam radar untuk dinaturalisasi dan menjadi solusi ketajaman di lini serang skuad Garuda.
Berita Terkait
-
Intip Rating Pemain Timnas Indonesia di EA FC 26
-
Pemain Belakang Timnas Indonesia Bikin Heboh Pekan Ini: Audero hingga Pattynama Tampil Gahar!
-
Pelatih Keturunan Belitung Terancam Dipecat Ajax Gara-gara Inter Milan
-
Bagaimana Nasib Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Usai Erick Thohir Jabat Menpora?
-
5 Pemain Keturunan Grade A yang Dipastikan Gagal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
John Herdman Blusukan ke Ruang Ganti Persib dan Diskusi dengan 3 Pilar Timnas Indonesia
-
Timnas Futsal Indonesia Kantongi Rekor Unik di Piala Asia Futsal, Apa Itu?
-
Persija Tumbang Lawan Arema FC, Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra Cuma Duduk di Bangku Cadangan
-
Cetak 2 Gol Beruntun, Tristan Gooijer Masuk Radar John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia?
-
Manchester City Hantam Liverpool di Anfield, Bernardo Silva Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
-
Mengerikan, Abdukodir Khusanov Alami Gegar Otak usai Terhantam Lutut Donnarumma
-
Komentar Ole Romeny usai Bantu Oxford United Tahan Pemuncak Klasemen, Mulai Nyaman?
-
Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan
-
Timnas Indonesia U-17 Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora, Nova Pasrahkan ke Kurniawan Dwi Yulianto
-
Sampaikan ke PSSI, Nova Arianto Akui Timnya Masih Jauh dari Level Asia