- Simeone dihina fans Liverpool sepanjang laga.
- Pelatih Atletico minta klub bertindak tegas.
- Liverpool menang dramatis lewat gol injury time.
Suara.com - Pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena drama di lapangan, tetapi juga ulah penonton yang memicu reaksi keras dari Diego Simeone.
Pelatih Atletico Madrid tersebut mengaku dirinya mendapat hinaan dari seorang pendukung Liverpool sepanjang 90 menit pertandingan di Anfield yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah.
Biasanya, Simeone dikenal sebagai sosok yang mampu menjaga ketenangan meski dalam tekanan besar, namun kali ini ia benar-benar kehilangan kesabaran.
Emosi Simeone meledak setelah peluit panjang berbunyi, ia terlihat beradu mulut dengan seorang suporter Liverpool di tribun penonton.
“Saya dihina selama 90 menit penuh. Setelah gol ketiga, saya melihat ke arah tribun, dan hinaan itu tetap berlanjut. Saya juga manusia, tidak mudah menahan semua itu,” ujar Simeone dikutip BBC Sport.
Simeone Tuntut Liverpool Ambil Tindakan Tegas
Simeone menilai suasana panas di stadion memang bagian dari sepak bola, tetapi ia menegaskan ada batasan yang seharusnya tidak dilewati.
Ia dengan tegas meminta Liverpool mengidentifikasi suporter yang melakukan aksi hinaan tersebut dan memberikan sanksi.
“Seperti halnya kita bersama-sama melawan rasisme dan segala bentuk penghinaan di stadion, sudah saatnya juga manajer dan pelatih dilindungi. Saya berharap ada konsekuensi nyata bagi orang yang melakukan itu,” tambahnya.
Baca Juga: Pep Guardiola Yakin Haaland Bisa Kangkangi Rekor 140 Gol Ronaldo Tapi...
Bagi Simeone, insiden tersebut bukan sekadar masalah pribadi, tetapi menyangkut martabat profesi pelatih yang seharusnya juga mendapatkan perlindungan di stadion.
Ia menegaskan klub besar seperti Liverpool punya tanggung jawab moral dalam menjaga sportivitas, baik di lapangan maupun di luar lapangan.
Kemenangan Dramatis Liverpool di Anfield
Di balik kontroversi tersebut, Liverpool tetap melanjutkan tren positifnya dengan kemenangan dramatis.
Gol penentu kemenangan dicetak oleh Virgil van Dijk melalui sundulan di masa injury time, yang memastikan tiga poin penuh bagi tim asuhan Arne Slot.
Gol telat tersebut membuat atmosfer Anfield bergemuruh, sekaligus menambah kekecewaan kubu Atletico Madrid yang sebenarnya bermain cukup solid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan