-
Haaland cedera, Guardiola tetap optimis.
-
Rotasi pemain jadi strategi penting.
-
Fokus pada Liga Inggris dan Liga Champions.
Ia memastikan akan mengombinasikan pemain utama dengan beberapa nama muda dari akademi Manchester City.
Langkah ini juga dianggap penting untuk menjaga keseimbangan tim dalam menjalani jadwal padat Liga Inggris.
Fokus Liga Inggris dan Liga Champions
Guardiola menekankan bahwa prioritas utama tim bukan hanya laga kontra Huddersfield, tetapi duel penting melawan Brentford di Liga Inggris.
Selain itu, The Citizens juga akan menghadapi pertandingan besar di Liga Champions melawan AS Monaco.
Guardiola ingin memastikan kondisi seluruh pemain, terutama Erling Haaland, tetap prima menghadapi dua kompetisi besar tersebut.
Performa Manchester City diyakini akan sangat bergantung pada ketajaman Haaland di lini serang.
Oleh karena itu, keputusan untuk melakukan rotasi pemain dianggap sebagai strategi tepat menjaga daya saing.
Harapan Fans Manchester City
Baca Juga: Enzo Maresca Cemas? Ada Apa di Balik Laga Chelsea vs Lincoln City
Pendukung Manchester City berharap Haaland bisa segera pulih karena kontribusinya sangat penting bagi tim.
Sejak bergabung, Erling Haaland menjadi sosok kunci yang konsisten mencetak gol di Liga Inggris maupun Liga Champions.
Banyak pihak menilai bahwa keberhasilan City mempertahankan gelar akan sangat ditentukan oleh kebugaran sang striker.
Guardiola pun menyadari ekspektasi tinggi dari suporter terhadap performa anak asuhnya musim ini.
Itulah sebabnya ia terus menekankan pentingnya rotasi sekaligus menjaga kondisi fisik pemain terbaiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!