-
Marselino Ferdinan dicoret dari skuad Kluivert.
-
Alasan utama minimnya waktu Bermain di Eropa.
-
Timnas hadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia.
Saat ini, mantan pemain Persebaya Surabaya itu tengah menjalani masa peminjaman ke klub Slovakia, AS Trencin, guna mencoba mencari lebih banyak kesempatan Bermain di Eropa setelah gagal total di klub sebelumnya.
Debutnya bersama AS Trencin hingga kini masih belum terwujud, menambah daftar panjang tantangan yang harus dihadapi Marselino Ferdinan di luar Timnas Indonesia.
Harapan dan Adaptasi di Klub Baru
Terkait situasi di klub barunya, Direktur olahraga Trencin, Andrej Zacik, memberikan pernyataan yang mengindikasikan proses penyesuaian yang perlu waktu bagi Marselino Ferdinan untuk beradaptasi dengan lingkungan Bermain di Eropa.
"Ia butuh ruang untuk beradaptasi, jadi kami tak bisa terlalu berharap dalam beberapa minggu pertama," kata Direktur olahraga Trencin, Andrej Zacik.
Pernyataan dari Andrej Zacik ini memperkuat alasan logis di balik keputusan Patrick Kluivert untuk tidak memasukkan Marselino Ferdinan ke dalam daftar pemain Kualifikasi Piala Dunia 2026 kali ini.
Fokus Marselino Ferdinan saat ini harus beralih sepenuhnya untuk mendapatkan menit Bermain di Eropa agar dapat kembali ke kondisi terbaiknya dan dipanggil Timnas Indonesia di masa mendatang.
Kluivert tampaknya ingin memberikan kesempatan kepada sang pemain untuk memperbaiki nasibnya di klub, sebelum kembali memikul beban berat bersama Timnas Indonesia yang sedang berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Strategi Patrick Kluivert Tanpa Sang Gelandang
Baca Juga: Timnas Indonesia Umumkan Skuad, Persib Bandung Jadi Pemasok Wakil Terbanyak
Absennya Marselino Ferdinan memaksa Patrick Kluivert untuk merancang ulang lini tengah Timnas Indonesia dengan memanfaatkan 28 pemain yang tersedia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Belanda tersebut diprediksi akan mengandalkan gelandang lain yang memiliki performa klub lebih konsisten dan siap menghadapi tekanan melawan Arab Saudi dan Irak, yang merupakan tantangan besar bagi Timnas Indonesia.
Kondisi ini menunjukkan bahwa standar Patrick Kluivert untuk setiap pemain Timnas Indonesia, termasuk bagi yang Bermain di Eropa, adalah performa terkini dan kontribusi nyata, bukan sekadar nama besar.
Keputusan Patrick Kluivert ini merupakan pesan tegas bahwa setiap pemain, termasuk Marselino Ferdinan, harus membuktikan diri secara reguler di level klub untuk mengamankan posisi di skuad utama Timnas Indonesia.
Pengalaman ini diharapkan dapat memacu semangat Marselino Ferdinan untuk segera berjuang mendapatkan debut dan menit bermain reguler saat Bermain di Eropa, demi masa depan di Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Langkah Selanjutnya Bagi Sang Wonderkid
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Debut Sensasional Jael Pawirodihardjo Langsung Cetak Gol, Layak Dilirik John Herdman?
-
John Herdman Blusukan ke Ruang Ganti Persib dan Diskusi dengan 3 Pilar Timnas Indonesia
-
Timnas Futsal Indonesia Kantongi Rekor Unik di Piala Asia Futsal, Apa Itu?
-
Persija Tumbang Lawan Arema FC, Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra Cuma Duduk di Bangku Cadangan
-
Cetak 2 Gol Beruntun, Tristan Gooijer Masuk Radar John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia?
-
Manchester City Hantam Liverpool di Anfield, Bernardo Silva Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
-
Mengerikan, Abdukodir Khusanov Alami Gegar Otak usai Terhantam Lutut Donnarumma
-
Komentar Ole Romeny usai Bantu Oxford United Tahan Pemuncak Klasemen, Mulai Nyaman?
-
Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan
-
Timnas Indonesia U-17 Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora, Nova Pasrahkan ke Kurniawan Dwi Yulianto