-
Patrick Kluivert mengubah filosofi Timnas dengan lebih mengandalkan pemain berpengalaman dibandingkan talenta muda
-
Beberapa pemain muda langganan STY seperti Marselino dan Ivar Jenner tidak dipanggil
-
Rata-rata usia skuad Garuda kini 27,1 tahun, meningkat signifikan dari era sebelumnya
Suara.com - Perubahan filosofi yang drastis kini terasa di tubuh Timnas Indonesia karena rata-rata usia pemain menua untuk ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di bawah komando pelatih anyar Patrick Kluivert, kebijakan 'potong generasi' yang menjadi ciri khas era Shin Tae-yong seolah ditinggalkan.
Kini juru taktik asal Belanda lebih memilih untuk bertumpu pada para pemain berpengalaman yang dipanggil ke skuad Garuda.
Hal ini terlihat jelas dari daftar 28 nama yang dipanggil untuk melakoni laga hidup mati di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam skuad tersebut, Patrick Kluivert tampak enggan mengambil risiko dengan memberikan tempat bagi para talenta muda.
Keputusan ini sangat kontras dengan kebijakan Shin Tae-yong yang gemar mengorbitkan pemain-pemain belia ke level senior.
Tercatat beberapa nama di bawah usia 23 tahun yang sebelumnya menjadi langganan kini harus rela menepi.
Mereka adalah Marselino Ferdinan, Rafael Struick, Ivar Jenner, Hokky Caraka dan Adrian Wibowo.
Sebagai gantinya, Kluivert justru memanggil total enam pemain yang usianya sudah menginjak kepala tiga atau lebih.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Tak Bisa Berangkat Bareng ke Arab Saudi, Apa Alasannya?
Jordi Amat, Sandy Walsh, Joey Pelupessy, Stefano Lilipaly, dan Thom Haye adalah deretan nama senior yang kini menjadi tulang punggung tim.
Kebijakan ini juga ditandai dengan kembalinya para veteran yang sempat tersingkir di era STY, seperti Marc Klok dan Stefano Lilipaly.
Pergeseran fokus ke arah pemain matang ini secara signifikan mendongkrak rata-rata usia Skuad Garuda.
Menukil data dari Transfermarkt, rata-rata usia tim saat ini mencapai 27,1 tahun. Angka ini menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan era sebelumnya.
Sebagai gambaran, pada ajang Piala AFF 2024, rata-rata usia tim hanya 20,9 tahun. Angka tersebut kemudian naik menjadi 25,3 tahun pada Oktober 2024, dan 24 tahun saat berlaga di Piala Asia 2023.
Berita Terkait
-
Berhasrat Bantu Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Rekan Son Heung-min Malah Kena Coret
-
Timnas Indonesia Patut Waspada, Irak Serius Siapkan Pasukan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Rapor Buruk Pertahanan Timnas Indonesia Dibanding Arab Saudi dan Irak
-
Adu Produktivitas Gol: Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi, Setara Irak
-
Modal Jelang Gabung Timnas Indonesia, Emil Audero Masuk Daftar 20 Pemain Terbaik Serie A Italia
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Manchester City Hantam Liverpool di Anfield, Bernardo Silva Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
-
Mengerikan, Abdukodir Khusanov Alami Gegar Otak usai Terhantam Lutut Donnarumma
-
Komentar Ole Romeny usai Bantu Oxford United Tahan Pemuncak Klasemen, Mulai Nyaman?
-
Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan
-
Timnas Indonesia U-17 Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora, Nova Pasrahkan ke Kurniawan Dwi Yulianto
-
Sampaikan ke PSSI, Nova Arianto Akui Timnya Masih Jauh dari Level Asia
-
Pantas Saja Kalah Telak, Timnas Indonesia U-17 Turun dengan Skuad Baru
-
Kalah Telak 0-7 dari China, Nova Arianto: Jauh dari Harapan
-
Vitinha Jadi Target Utama Real Madrid di Bursa Transfer Musim Panas
-
Libas Valencia 2-0, Real Madrid Rapatkan Jarak dengan Barcelona