- Tiga laga Super League 2025/2026 akan digelar hari ini, termasuk duel besar Persita vs Persib.
- Persita harus main di Bali, bukan di kandang Indomilk Arena, sehingga dianggap merugikan.
- Pelatih Carlos Pena menyayangkan keputusan tersebut dan menilai jadwal juga memberatkan Persib.
Suara.com - Kompetisi BRI Super League 2025/2026 kembali memanjakan penggemar sepak bola tanah air dengan rangkaian laga seru pada Sabtu (27/9/2025).
Memasuki pekan ketujuh, tiga pertandingan penting siap digelar di Parepare, Jepara, dan Gianyar.
Salah satu sorotan datang dari duel PSM Makassar kontra PSIM Yogyakarta yang berlangsung sore ini di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare.
Kick-off dimulai pukul 15.30 WIB, disiarkan langsung di Indosiar dan live streaming di Vidio.
Malam harinya, ada dua laga yang tak kalah menarik. Persijap Jepara menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bumi Kartini, kick-off pukul 19.00 WIB (tayang delay di Indosiar).
Pada waktu yang sama, Persita Tangerang harus menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertandingan ini disiarkan langsung di Indosiar.
Persita vs Persib: Pindah Venue, Prediksi Penuh Drama
Duel Persita melawan Persib seharusnya digelar di Indomilk Arena, Tangerang.
Namun, keputusan operator kompetisi, I.League, membuat pertandingan dipindahkan ke Bali.
Baca Juga: Persib Dijamu Persita di Kapten I Wayan Dipta, Beckham: Kita Selalu Bermain Bagus di Bali
Kondisi ini dinilai merugikan Persita karena kehilangan dukungan penuh dari fan sendiri.
Pelatih Persita, Carlos Pena, terang-terangan menyayangkan situasi ini.
“Persiapan minggu ini tidak normal. Kami sudah tahu dua hari yang lalu bahwa kami akan bermain di Bali, dan sulit untuk memahami bahwa Persita dan Persib bermain di Bali,” ujar Pena.
Ia menambahkan, “Situasi ini tidak baik bagi kami karena sangat sulit untuk merencanakannya.
Kami akan menjamu Persib di rumah, seharusnya bisa mendapatkan dukungan di hadapan para penggemar kami.”
Selain menyulitkan Persita, Pena juga menilai keputusan ini berpotensi menguras tenaga Persib.
Berita Terkait
-
Kembali Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Buktikan Kualitasnya
-
Thom Haye Akui Kesusahan Adaptasi di Persib Bandung, Kenapa?
-
Persebaya Bertekad Akhiri Rekor Buruk saat Hadapi Dewa United
-
Link Live Streaming Dewa United vs Persebaya Surabaya di BRI Super League
-
Jelang Hadapi Borneo FC, Persija Perkuat Lini Pertahanan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana