- Persebaya belum menang atas Dewa United sejak April 2023, rekor buruk jadi tekanan besar.
- Kedua tim sama-sama mengantongi 9 poin di klasemen BRI Super League 2025.
- Dewa United andalkan ketajaman Alex Martins dan Alexis Messidoro, sedangkan Green Force bertekad akhiri paceklik gol.
Suara.com - Persebaya Surabaya bersiap menghadapi tantangan berat di markas Dewa United pada lanjutan pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026, Jumat (26/9) malam.
Laga di Banten International Stadium, Serang, ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim berada di papan atas klasemen dengan raihan poin sama, yakni sembilan angka.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, memastikan timnya tidak gentar meski bermain di kandang lawan.
Ia menekankan bahwa Green Force datang dengan ambisi mengakhiri catatan minor ketika bertemu Dewa United.
“Persiapan menyambut pekan ini sama seperti pekan-pekan sebelumnya. Persiapan dengan berjalan baik, anak-anak berlatih dengan keras,” kata Coach Edu.
“Tentu saja kami menganalisis lawan dan menyiapkan tim dengan cara terbaik,” sambungnya.
Sejauh ini, pertemuan Persebaya dan Dewa United di kasta tertinggi sepak bola nasional cukup seimbang.
Dari enam duel terakhir, kedua tim sama-sama mengoleksi dua kemenangan dan dua hasil seri.
Namun, tren terbaru tidak berpihak pada Persebaya. Dalam tiga pertemuan terakhir, Bajul Ijo gagal mencetak gol, menelan dua kekalahan, dan sekali imbang.
Baca Juga: Persik Kediri Matangkan Persiapan Penuh Tekanan Melawan Persijap Jepara di Lanjutan BRI Super League
Rekor buruk itu semakin menekan mental tim asuhan Perez. Apalagi, kemenangan terakhir Persebaya atas Dewa United terjadi pada April 2023, lebih dari dua tahun lalu.
“Kami tahu kualitas Dewa. Kami respect mereka, tapi tentu saja kami datang untuk mencoba meraih poin di kandang mereka,” tegas Perez.
Tuan rumah punya modal kuat dengan ketajaman lini serang. Penyerang asing Alex Martins dan gelandang serang Alexis Messidoro masing-masing sudah mengoleksi tiga gol musim ini.
Duet ini dikenal berbahaya karena kerap memecah kebuntuan Dewa United di laga-laga besar.
Jika Persebaya ingin membawa pulang poin, pertahanan mereka wajib disiplin penuh untuk meredam pergerakan duo mematikan ini.
Penyerang Green Force, Mihailo Perovic, menegaskan timnya tidak akan gentar menghadapi tekanan di Serang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026