- Kluivert sebut mentalitas Eropa penting untuk hadapi tekanan Arab Saudi.
- Empat pemain Timnas Indonesia kini bermain di liga top Eropa.
- Tim Garuda diminta tetap tenang dan percaya diri di laga pembuka Grup B.
Suara.com - Patrick Kluivert menaruh kepercayaan besar pada mentalitas pemain Timnas Indonesia yang kini banyak ditempa di sepak bola Eropa.
Pelatih asal Belanda itu menilai pengalaman mereka bermain di level tinggi bisa menjadi senjata penting ketika menghadapi tekanan besar dari tuan rumah Arab Saudi.
Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Kamis (9/10) pukul 00.15 WIB.
Bagi Kluivert, laga ini bukan sekadar ujian teknis, tetapi juga ujian mental.
“Saya tidak takut. Karena jika Anda takut, Anda menunjukkan kelemahan Anda,” tegas Kluivert.
Dalam dua pertandingan tandang melawan Arab Saudi dan Irak, Kluivert membawa 29 pemain dengan komposisi seimbang: 15 pemain yang berkarier di luar negeri dan 14 pemain dari liga domestik.
Dari kelompok pemain luar negeri itu, lima nama kini tampil di level elite sepak bola Eropa: Jay Idzes (Sassuolo, Italia), Calvin Verdonk (Lille, Prancis), Dean James (Go Ahead Eagles, Belanda), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach, Jerman), dan Miliano Jonathans (FC Utrecht, Belanda).
Bagi Kluivert, kehadiran mereka bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga tentang mentalitas dan pengalaman yang dibawa ke ruang ganti Garuda.
“Semakin tinggi pemain bermain, semakin banyak pengalaman yang mereka bawa ke tim nasional,” ujarnya.
Baca Juga: Duh! Patrick Kluivert Kasih Isyarat Kurang Baik Soal Ole Romeny
Ia berharap pengalaman Eropa itu menular ke seluruh tim.
“Saya sangat senang dengan itu. Saya harap ini terus berlanjut. Itu membuat tim nasional Indonesia semakin kuat. Jadi saya tidak khawatir tentang posisi atau siapa pun yang perlu bermain,” kata eks penyerang Barcelona itu.
Kluivert sadar Arab Saudi adalah tim dengan pengalaman besar di kancah dunia. Mereka sudah enam kali tampil di Piala Dunia, termasuk dua edisi terakhir di Rusia (2018) dan Qatar (2022).
“Kita tahu betapa kuatnya kekuatan dan kekuatan Arab Saudi, terutama karena mereka bermain di kandang sendiri, dengan semua penonton bersama mereka. Jadi kita perlu fokus, pola pikir adalah hal terpenting. Dan tetap tenang dalam segala situasi,” tambahnya.
Dengan fondasi mentalitas Eropa dan semangat pantang menyerah, Kluivert percaya Timnas Indonesia bisa tampil lebih berani dan disiplin di bawah tekanan publik Jeddah.
Hasil di laga ini bisa jadi tolok ukur seberapa jauh langkah Garuda menuju mimpi besar tampil di Piala Dunia.
“Tentu saja, kita perlu percaya diri dan menghormati lawan, tetapi jika Anda menunjukkan rasa takut dan kelemahan, itu justru memberi lawan kekuatan," tegas Kluivert.
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat Arab Saudi Justru Prediksi Timnas Indonesia yang Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026
-
Ancam Arab Saudi, Jay Idzes Bongkar Beda Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang
-
Penuh Drama Bak Jumpalitan, Perjalanan Timnas Indonesia ke Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Duel Timnas Indonesia vs Arab Saudi Dipimpin Wasit Kuwait, Catatannya Bikin Deg-degan!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali