Herve Renard belum pernah kalah dari pelatih asal Belanda sepanjang kariernya.
Patrick Kluivert percaya diri bisa membawa Timnas Indonesia tampil beda.
Dua laga terakhir lawan Arab Saudi dan Irak jadi penentu nasib Garuda menuju Piala Dunia 2026.
Suara.com - Timnas Indonesia jalani partai hidup mati melawan Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kemenangan jadi harga mati yang harus diraih oleh anak asuh Patrick Kluivert. Bermain di kandang sendiri tentu jadi modal tersendiri bagi tim besutan Herve Renard.
Selain itu, fakta head to head Herve Renard sebagai pelatih juga jadi keuntungan tersendiri bagi Arab Saudi.
Pertemuan melawan Patrick Kluivert pada malam nanti jadi kali ketiga Renard adu taktik dengan pelatih asal Belanda.
Sayangnya dari data statistik menyebutkan bahwa Renard dari 2 pertemuan melawan pelatih Belanda selalu bisa meraih kemenangan.
Dikutip dari data Transfermarkt, Renard pertama kali melawan pelatih Belanda saat Maroko pada 2018.
Saat itu Maroko melawan Kamerun pada 16 November 2018. Kamerun saat itu dilatih oleh eks rekan Kluivert di Belanda, Clarence Seedorf.
Anak asuh Renard di Maroko sukses tumbangkan Kamerun dengan skor 2-0. Dua gol Maroko diborong oleh Hakim Ziyech.
Lalu pertemuan kedua terjadi 2 Desember 2019. Renard yang melatih Arab Saudi bertemu Oman yag dilatih oleh Erwin Koeman.
Baca Juga: Lawan Arab Saudi, Waktunya Pendukung Skuat Garuda Keluarkan Doa Orang yang Terzalimi
Anak asuh Renard lagi-lagi berhasil meraih kemenangan dengan skor meyakinkan 3-1.
Keyakinan Patrick Kluivert
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert percaya diri jelang kick off pertandingan melawan Arab Saudi di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (9/10) dinihari WIB.
Pertandingan pertama dijadwalkan malam ini melawan Arab Saudi, disusul laga panas kontra Irak pada Sabtu (11/10/2025).
Dua laga tersebut menjadi penentu nasib Indonesia untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026.
“Saya sangat senang. Para pemain menunjukkan kekuatan dan semangat yang luar biasa sejak latihan pertama. Energi positif terasa di seluruh tim,” ujar Kluivert di kanal resmi PSSI.
Tag
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS: Patrick Kluivert Coret 6 Pemain Timnas Indonesia, Salah Satunya Calvin Verdonk
-
Demonstran Pro-Palestina Serbu Laga Italia vs Israel di Luar Stadion, Gattuso: Tidak akan Tenang
-
Ole Romeny Siap Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Moise Kean Kena Damprat Gennaro Gattuso Jelang Italia Lawan Israel, Ada Apa?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?