Laga Italia vs Israel di Udine diperkirakan akan diwarnai lebih banyak demonstran pro-Palestina ketimbang penonton di stadion.
Hanya 4.000 tiket terjual untuk pertandingan penting ini.
Pelatih Gennaro Gattuso mengakui suasana sekitar laga tak akan tenang di tengah tensi politik dan kemanusiaan yang tinggi.
Suara.com - Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia antara Timnas Italia vs Israel pekan depan berpotensi berlangsung dalam suasana panas.
Bukan hanya karena persaingan di lapangan, tapi juga karena gelombang demonstrasi pro-Palestina yang diprediksi lebih besar dari jumlah penonton yang hadir di Stadion Friuli, Udine.
Sejak pekan lalu, kelompok demonstran sudah mendatangi pusat latihan tim nasional Italia di Coverciano, Florence.
Mereka menuntut agar laga kontra Israel dibatalkan sebagai bentuk protes atas perang yang masih berlangsung di Gaza.
Aksi itu menjadi bagian dari gelombang mogok nasional yang diikuti jutaan aktivis di berbagai kota Italia.
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, menyadari kondisi yang akan dihadapi timnya.
“Tidak akan jadi lingkungan yang tenang,” kata Gattuso dari dalam pusat latihan Coverciano. “Akan ada 10 ribu orang di luar stadion dan 5-6 ribu di dalam stadion," tambahnya dikutip dari ESPN.
Per 6 Oktober, tiket yang terjual baru mencapai sekitar 4.000 lembar untuk laga yang dijadwalkan berlangsung Selasa depan.
Angka itu sangat kecil untuk pertandingan sekelas kualifikasi Piala Dunia.
Baca Juga: Patrick Kluivert Unjuk Mental Baja, Sudah Kantongi Kelemahan Arab Saudi?
Sempat muncul wacana agar laga ditunda atau bahkan Israel diskors dari kompetisi UEFA akibat situasi politik dan perang yang melibatkan negara tersebut.
Wali Kota Udine, Alberto Felice De Toni, juga mendukung ide penundaan itu.
Namun, Italia yang tengah berjuang keras agar tak gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya beruntun, menegaskan tidak punya pilihan selain tetap bermain.
“Kami harus memainkan pertandingan ini. Jika tidak, kami akan kalah 0-3,” ujar Gattuso.
“Presiden federasi, Gabriele Gravina, sudah menjelaskan itu dengan sangat jelas.”
Kedua tim sebelumnya sudah bertemu bulan lalu di Hungaria, di mana Israel memainkan laga kandang “netral”-nya.
Berita Terkait
-
Ole Romeny Siap Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Arab Saudi Malam Ini, Laga Paling Menentukan
-
3 Skenario Nasib Timnas Indonesia Jelang Lawan Arab Saudi
-
Moise Kean Kena Damprat Gennaro Gattuso Jelang Italia Lawan Israel, Ada Apa?
-
Gattuso Uji Taktik Baru, Timnas Italia Siapkan Formasi3Bek Jelang Kualifikasi Piala Dunia
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Deretan Statistik Mewah yang Buktikan Arsenal Pantas Juara Liga Inggris
-
Sandro Tonali Incaran Utama Carrick di Manchester United Terganjal Harga Selangit Newcastle
-
Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Ini Kehidupan Saya
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?