- Eks pemain Arab Saudi Yousef Khamees memberikan kritik pedas kepada kualitas Jay Idzes dkk.
- Khamees juga menyoroti kelemahan Indonesia dari sisi organisasi pertahanan dan build-up dari belakang.
- Timnas Indonesia harus puas menempati posisi juru kunci klasemen sementara Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suara.com - Timnas Indonesia harus mengakui kehebatan Arab Saudi di babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tim besutan Patrick Kluivert menyerah dengan skor 2-3. Dua gol Indonesia diborong Kevin Diks lewat eksekusi penalti.
Meski sempat unggul terlebih dahulu lewat penalti Kevin Diks pada menit ke-11, Indonesia harus menyerah lewat tiga gol Arab Saudi yang dicetak Waheb Saleh dan dua gol Feras Albrikan.
Kekalahan Timnas Indonesia mendapat kritik tajam dari senior Cristiano Ronaldo di Al Nassr.
Eks pemain Arab Saudi Yousef Khamees memberikan kritik pedas kepada kualitas Jay Idzes dkk.
Dalam wawancaranya di program Dourina Ghair yang disiarkan di televisi lokal, Khamees menilai bahwa Timnas Indonesia sebenarnya memiliki kualitas biasa saja, namun permainan timnya sendiri yang membuat Garuda terlihat berbahaya.
“Timnas Indonesia itu kurang dari biasa. Kami sendiri yang memudahkan mereka untuk mencetak gol,” ujar Khamees, dikutip dari Slaati
Khamees juga menyoroti kelemahan Indonesia dari sisi organisasi pertahanan dan build-up dari belakang.
Menurutnya, lini belakang Indonesia sering kehilangan konsentrasi dan mudah ditekan, namun Arab Saudi justru gagal memanfaatkan celah tersebut dengan maksimal.
Baca Juga: Ferry Irwandi Soroti Kekacauan Taktik Timnas di Laga vs Arab Saudi
“Mereka punya banyak masalah dalam transisi dan keluar dari tekanan. Tapi kami malah memberikan ruang dan kehilangan fokus. Kalau Irak yang main, mungkin bisa menang 7-0 atas Indonesia,” tambahnya dengan nada kritik tajam.
Timnas Indonesia harus puas menempati posisi juru kunci klasemen sementara Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara itu, kemenangan membuat Green Falcons kokoh di puncak klasemen dengan tiga poin.
Laga berikutnya akan mempertemukan Indonesia melawan Irak pada 12 Oktober di stadion yang sama. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Patrick Kluivert bila ingin menjaga peluang lolos ke putaran berikutnya.
Sesuai regulasi, juara Grup B akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026, sedangkan runner-up akan melaju ke putaran kelima untuk memperebutkan tiket tersisa ke ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan
-
4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi