- Semen Padang FC resmi menunjuk Dejan Antonic sebagai pelatih kepala menggantikan Eduardo Almeida.
- Pelatih asal Belgrade itu memiliki pengalaman luas di Indonesia dan Asia, termasuk bersama Persib Bandung, Borneo FC, dan klub Tiongkok Foshan Nanshi.
- Manajemen berharap kehadiran Dejan dapat mengembalikan performa Semen Padang FC di Super League 2025–2026.
Suara.com - Manajemen Semen Padang FC resmi mengumumkan penunjukan Dejan Antonic sebagai pelatih kepala baru menggantikan Eduardo Almeida yang sebelumnya dilepas dari jabatannya.
Menurut CEO Semen Padang FC, Win Benardino, keputusan ini diambil setelah melalui rapat internal manajemen dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk rekam jejak serta pengalaman panjang Dejan di dunia kepelatihan.
Dejan Antonic, pelatih kelahiran Belgrade, Yugoslavia, bukan sosok baru di sepak bola Indonesia. Ia pernah menangani sejumlah klub ternama seperti Persib Bandung pada 2016, lalu melanjutkan kariernya di luar negeri bersama South China dan Hong Kong Rangers FC.
Setelah itu, Dejan kembali ke Indonesia pada 2018 untuk memimpin Borneo FC, kemudian bergabung dengan Madura United pada 2019. Musim 2020–2021 ia dipercaya menangani PSS Sleman, dan pada 2023 menukangi PS Barito Putera.
Setelah petualangan di Indonesia, ia melanjutkan karier ke Tiongkok bersama Jinan XingZhou (2023) dan Foshan Nanshi (2024).
“Kami menyambut Coach Dejan Antonic sebagai bagian dari keluarga besar Semen Padang FC. Ia adalah pelatih dengan pengalaman luas di kompetisi Indonesia dan Asia,” ujar Win Benardino.
Manajemen optimistis, dengan pengalaman dan karakter kepemimpinannya, Dejan dapat membawa Kabau Sirah kembali bersaing di papan atas Super League musim 2025–2026.
Dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan humanis serta filosofi menyerang, Dejan pernah meraih penghargaan Pelatih Terbaik Liga Indonesia 2011–2012 setelah sukses mengantarkan Arema Indonesia mencapai perempat final AFC Cup 2012.
Manajemen berharap kehadiran Dejan menjadi momentum kebangkitan Semen Padang FC. “Kami memberikan kepercayaan penuh kepada Coach Dejan dan seluruh staf pelatih. Semoga kerja keras bersama bisa mengembalikan Semen Padang FC ke jalur positif,” kata Win.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Maksimalkan Jeda Kompetisi untuk Siapkan Strategi Matang Hadapi Persija Jakarta
(Antara)
Berita Terkait
-
Persebaya Surabaya Maksimalkan Jeda Kompetisi untuk Siapkan Strategi Matang Hadapi Persija Jakarta
-
Jadwal Pertandingan PSM Makassar vs Persebaya Surabaya di Super League Berubah, Ini yang Baru
-
Strategi Gila Persis Solo Genjot Kebugaran Penuh saat Jeda BRI Super League
-
Jadwal Baru Laga Tunda PSM Makassar vs Persebaya Surabaya
-
Eduardo Almeida Dipecat Semen Padang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen