- Der Klassiker kali ini jadi laga penting dalam perebutan gelar Bundesliga 2025/26
- Bayern datang dengan performa menakjubkan namun dibayangi rekor buruk kontra Dortmund
- Dortmund percaya diri berkat pertahanan solid dan rekor apik atas Bayern
Suara.com - Der Klassiker pertama musim ini bakal memanaskan akhir pekan Bundesliga.
Bayern Munich akan menjamu Borussia Dortmund di Allianz Arena, Sabtu (18/10) malam waktu setempat, dalam laga yang bisa jadi penentu arah perebutan gelar musim 2025/26.
Bayern datang ke laga ini dengan catatan luar biasa.
Tim asuhan Vincent Kompany telah memenangi 10 laga beruntun di semua kompetisi, menjadikannya start terbaik sejak klub ini bergabung ke Bundesliga pada 1965.
Lebih gila lagi, Munich mencetak 25 gol hanya dalam enam laga pertama liga, sebuah rekor baru di Bundesliga.
Meski begitu, ada satu hal yang masih jadi duri, tiga laga terakhir melawan Dortmund tanpa kemenangan.
Kini, Harry Kane dkk bertekad memutus tren buruk itu di depan publik sendiri.
Kane sendiri sedang tajam-tajamnya dengan 11 gol sejauh musim ini.
Di belakangnya, Serge Gnabry dan Michael Olise siap menopang serangan, sementara duet Joshua Kimmich dan Leon Goretzka bakal menjaga dominasi di lini tengah.
Baca Juga: Usai Gagal ke Piala Dunia, Kevin Diks Alihkan Fokus Incar Kemenangan Perdana di Bundesliga
Namun, Bayern tetap dalam kondisi pincang. Jamal Musiala dan Alphonso Davies masih absen karena cedera panjang, sementara Hiroki Iro dan Josip Stanisic juga belum bisa dimainkan.
Di kubu tamu, Borussia Dortmund datang dengan rasa percaya diri tinggi.
Meski tak se-perfect Bayern, tim asuhan Niko Kovac baru kebobolan empat gol dari enam laga liga — catatan pertahanan terbaik mereka dalam beberapa musim terakhir.
Kovac sendiri punya rekor manis melawan Bayern, Dortmund tak terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir, termasuk kemenangan 2-0 di Allianz Arena pada Maret 2024.
Sayangnya, Dortmund juga belum full team. Emre Can masih absen, begitu pula wonderkid Julien Duranville dan bek muda Argentina Aaron Anselmino.
Prediksi Susunan Pemain:
Berita Terkait
-
Usai Gagal ke Piala Dunia, Kevin Diks Alihkan Fokus Incar Kemenangan Perdana di Bundesliga
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-7: Kevin Diks Hadapi Union Berlin, Bayern Tantang Dortmund
-
Tottenham Siapkan Langkah Sensasional! Siap Pulangkan Harry Kane ke London
-
Kim Min-jae Siap Balik ke Serie A! Juventus dan AC Milan Rebutan
-
Real Madrid dan Barcelona Saling Sikut Demi Dapatkan Bek Bayern Munich
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
Terkini
-
Izin Senior! Daftar Pemain Paling Berumur yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Hokky Caraka Singgung Soal Kepercayaan
-
Rodri Tersandung Masalah Baru, Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangga Sendiri
-
Media Belanda Tercengang Lihat Performa Jay Idzes di Serie A, Singgung Rekor Kapten Timnas Indonesia
-
Reaksi Bojan Hodak usai Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia
-
Di Tengah Ancaman Perang, FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Digelar untuk Bawa Perdamaian
-
Beckham, Klok, dan Eliano Dipanggil Timnas Indonesia, Bojan Hodak: Mereka Layak
-
Dipanggil John Herdman, Elkan Baggott Dapat Sorotan Utama Media Inggris
-
Cedera Parah Jelang Gabung Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Terlihat Sangat Sedih
-
Pengamat Komentari Garuda Calling Perdana John Herdman, Anggap sebagai Langkah Realistis