- Tuduhan ini menimbulkan kontroversi, karena Marcus Rashford sempat dijatuhi sanksi serupa pada September lalu.
- Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa dirinya memiliki kendali penuh atas keputusan pemilihan pemain dan menolak adanya intervensi dari manajemen terkait Yamal.
- Rashford juga tampil gemilang dengan tiga gol dan lima assist dalam 10 laga pertamanya bersama Barcelona.
Suara.com - Pelatih Barcelona, Hansi Flick mendapat tudingan tidak sedap terkait perlakuan berbeda antara Lamine Yamal dan Marcus Rashford di skuad La Blaugrana.
Menurut laporan media Spanyol, manajemen Barcelona diduga memaksa Flick untuk menurunkan Yamal saat menghadapi PSG awal Oktober, meski sang pemain muda terlambat hadir di rapat tim.
Tuduhan ini menimbulkan kontroversi, karena Marcus Rashford sempat dijatuhi sanksi serupa pada September lalu akibat terlambat menghadiri rapat, yang membuatnya dicoret dari starting XI menghadapi Getafe.
“Saya ingin tahu dari mana rumor itu berasal. Itu bohong. Tidak benar sama sekali,” ujarnya dilansir dari Mail Online.
“Di klub ini, dengan Deco dan para profesional lainnya, saya punya hubungan yang nyata. Mereka tidak akan meminta hal seperti itu kepada kami. Siapa pun yang bilang sebaliknya, dia berbohong.”
Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa dirinya memiliki kendali penuh atas keputusan pemilihan pemain dan menolak adanya intervensi dari manajemen terkait Yamal.
Meski demikian, Barcelona sedang mengalami periode sulit.
Setelah kalah 2-1 dari PSG di Liga Champions dan dipermalukan 4-1 oleh Sevilla di LaLiga, La Blaugrana kini berada di posisi kedua klasemen sementara, terpaut dua poin dari Real Madrid.
Lamine Yamal, runner-up Ballon d’Or, musim ini sempat terganggu cedera pangkal paha, tetapi efektif dalam lima penampilan dengan mencetak dua gol dan memberikan empat assist.
Baca Juga: Real Madrid dan Barcelona Saling Sikut Demi Dapatkan Bek Bayern Munich
Sementara itu, Rashford juga tampil gemilang dengan tiga gol dan lima assist dalam 10 laga pertamanya bersama Barcelona.
Direktur olahraga Barcelona, Deco, menambahkan, mereka puas dengan perkembangan Rashford.
“Dia pemain berkualitas tinggi. Kami senang dengan apa yang dia bawa ke tim,” kata Deco. Meski masih dalam status pinjaman dengan opsi beli sekitar £27 juta, pemain asal Inggris itu menunjukkan performa positif sejak bergabung.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan