- Klub asal Turin itu menilai Gusto sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
- Saat ini, Juventus sedang dalam masa transisi usai memecat pelatih Igor Tudor akibat rentetan hasil buruk.
- Meski fokus utama klub tertuju pada perekrutan pelatih baru, mereka juga mulai menyusun rencana transfer besar untuk musim 2026–2027.
Suara.com - Raksasa Serie A, Juventus, dikabarkan tengah menyiapkan langkah mengejutkan untuk mendatangkan Malo Gusto dari Chelsea pada bursa transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan Fichajes, manajemen Juventus siap mengajukan tawaran sebesar €50 juta (sekitar Rp880 miliar) untuk bek kanan asal Prancis tersebut.
Klub asal Turin itu menilai Gusto sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini pertahanan mereka, khususnya di posisi bek kanan yang masih minim opsi murni.
Saat ini, Juventus sedang dalam masa transisi usai memecat pelatih Igor Tudor akibat rentetan hasil buruk.
Meski fokus utama klub tertuju pada perekrutan pelatih baru, mereka juga mulai menyusun rencana transfer besar untuk musim 2026–2027.
Gusto, yang baru berusia 22 tahun, masih terikat kontrak panjang di Stamford Bridge hingga 2023–2030.
Ia disebut menjadi target utama Bianconeri karena fleksibilitasnya, mampu bermain baik sebagai right-back maupun wing-back, bahkan sesekali tampil di posisi gelandang kanan.
Di skuad Juventus saat ini, pemain seperti Pierre Kalulu, Andrea Cambiaso, Joao Mario, dan Francisco Conceicao kerap bergantian menempati sisi kanan pertahanan, namun tidak ada yang benar-benar menonjol sebagai pilihan utama.
Gusto dinilai bisa langsung menjadi pemain inti dalam skema baru Juventus.
Baca Juga: Garis Keturunan Jude Soonsup-Bell, Eks Striker Chelsea Resmi Jadi Pemain Keturunan Timnas Thailand
Sementara itu di Chelsea, pelatih Enzo Maresca tampaknya masih mempercayai Gusto dalam rencana jangka panjangnya.
Meski harus bersaing dengan Reece James, sang bek muda tetap mendapat menit bermain cukup banya, 7 starter dari 10 laga kompetitif musim ini.
Gusto juga menunjukkan perkembangan pesat sejak didatangkan dari Lyon pada 2023, dengan kemampuannya bermain lebih menyerang dan disiplin dalam transisi bertahan.
Namun, dengan tawaran besar yang disiapkan Juventus, Chelsea bisa saja tergoda untuk melepasnya.
Untuk saat ini, The Blues belum memberikan sinyal ingin menjual, dan posisi Gusto di tim utama masih aman.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti