Bola / Bola Indonesia
Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:16 WIB
Oscar Garcia (kiri) disebut-sebut jadi salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia [Instagram Oscar Garcia]
Baca 10 detik
  • PSSI dikabarkan menerima tawaran tiga pelatih berpengalaman dunia untuk menggantikan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.
  • Ketiga kandidat memiliki gaya kepelatihan dan latar belakang yang berbeda namun sama-sama berpengalaman.
  • Pemilihan pelatih baru menjadi langkah penting bagi PSSI dalam menentukan arah permainan dan masa depan Timnas Indonesia.

Selanjutnya ada Juan Carlos Osorio. Pelatih asal Kolombia ini dikenal luas sebagai sosok dengan metode latihan tak biasa dan filosofi permainan yang modern.

Julukannya, El Recreacionista atau “Si Rekreasionis”, menggambarkan pendekatannya yang inovatif dan eksperimental di lapangan.

Lahir pada 8 Juni 1961 di Santa Rosa de Cabal, Kolombia, Osorio memulai karier sepak bolanya sebagai gelandang bertahan.

Ia mengawali karier profesional di Deportivo Pereira pada tahun 1982 sebelum sempat bermain untuk klub Brasil, Internacional, pada 1984.

Namun, cedera parah membuatnya harus pensiun dini di usia 26 tahun pada 1987.

Setelah gantung sepatu, Osorio menempuh jalur akademik dan kepelatihan.

Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Olahraga dari Southern Connecticut State University di Amerika Serikat, serta diploma Ilmu Sepak Bola dari Liverpool John Moores University di Inggris.

Ia juga memegang lisensi kepelatihan UEFA A dari FA Inggris dan sertifikat dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).

Puncak karier Osorio datang ketika ia ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Meksiko pada Oktober 2015.

Baca Juga: Meski Telah Pulih, Cedera Ole Romeny di Piala Presiden Masih Berimbas hingga Kini

Di bawah arahannya, Meksiko tampil impresif dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 dan lolos ke Rusia dengan status juara grup zona CONCACAF.

Osorio juga memimpin timnya meraih kemenangan bersejarah 1–0 atas Jerman, juara bertahan saat itu, pada fase grup Piala Dunia 2018.

Osorio dikenal sebagai pelatih yang sangat detail dan ilmiah.

Ia gemar melakukan rotasi ekstrem, sering mengganti formasi bahkan dalam satu pertandingan.

Pendekatan taktisnya kerap dikritik karena terlalu eksperimental, namun juga dikagumi karena fleksibel dan berbasis analisis mendalam.

Oscar Garcia

Terakhir ada Oscar Garcia. Mantan pemain Barcelona ini dikenal sebagai pelatih cerdas dengan pengalaman panjang di berbagai negara.

Sosok berusia 52 tahun itu telah meniti karier kepelatihan di delapan negara berbeda, mulai dari Spanyol, Inggris, Austria, Prancis, hingga Meksiko.

Lahir di Sabadell, Catalonia, pada 26 April 1973, Oscar García adalah produk asli akademi La Masia milik Barcelona. Ia bergabung sejak 1984 dan menembus tim utama pada awal 1990-an.

Setelah pensiun pada 2005, Oscar menempuh jalur kepelatihan.

Ia sempat menjadi asisten Johan Cruyff di tim nasional Catalonia pada 2009.

Dari Cruyff, ia banyak belajar soal filosofi sepak bola menyerang dan pengembangan pemain muda.

Pada 2010, ia mulai melatih tim muda Barcelona, sebelum akhirnya mendapat kesempatan besar menangani Maccabi Tel Aviv pada 2012.

Di bawah arahannya, klub Israel itu menjuarai Liga Primer Israel 2012/13, gelar pertama mereka dalam satu dekade. Kesuksesan itu membuat namanya mulai dikenal luas di Eropa.

Pada 2013, Oscar García pindah ke Inggris untuk menangani Brighton & Hove Albion di Championship.

Setelah sempat singgah di Watford, kariernya mencapai puncak saat menukangi Red Bull Salzburg antara 2015–2017.

Bersama klub Austria itu, ia memenangkan dua gelar Bundesliga Austria dan dua Piala Austria secara beruntun.

Ia dikenal karena sistem permainan menyerang cepat dan pembinaan pemain muda seperti Hwang Hee-chan dan Valentino Lazaro.

Óscar García dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan penguasaan bola dan permainan kolektif.

Gaya bermainnya sangat dipengaruhi oleh filsafat “Total Football” ala Johan Cruyff.

Ia juga punya reputasi sebagai pelatih yang piawai mengembangkan pemain muda dan menjaga dinamika ruang ganti.

Kontributor: M.Faqih

Load More