- Spalletti menegaskan ia tak ragu menerima kontrak berdurasi delapan bulan.
- Spalletti juga menyinggung hubungannya dengan Napoli, klub yang ia bawa juara Serie A 2023.
- Ia menilai Juventus masih punya potensi besar untuk bersaing di papan atas Serie A.
Suara.com - Pelatih anyar Juventus, Luciano Spalletti, resmi menjalani konferensi pers perdananya sebagai pelatih Bianconeri pada Kamis (31/10/2025) malam waktu Italia.
Dalam kesempatan itu, Spalletti berbicara lugas soal kontrak jangka pendeknya, visi untuk mengembalikan Juventus ke papan atas, soal Igor Tudor hingga hubungannya dengan mantan klubnya, Napoli.
Spalletti menegaskan ia tak ragu menerima kontrak berdurasi delapan bulan.
“Jika saya tidak percaya pada potensi tim ini, saya tidak akan menandatangani kontrak singkat. Saya yakin bisa melakukan pekerjaan bagus dengan para pemain,"
"Target utama kami jelas, mengembalikan Juventus ke Liga Champions,” ujar Spalletti dilansir dari calciomercato
Pelatih berusia 66 tahun itu juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Igor Tudor, pelatih sebelumnya yang dianggap telah membentuk tim dengan baik secara mental maupun taktik.
“Saya menghargai pekerjaan Tudor. Sekarang tugas kami adalah melanjutkan fondasi itu dan membawa klub kembali ke level yang seharusnya,” tambahnya.
Spalletti juga menyinggung hubungannya dengan Napoli, klub yang ia bawa juara Serie A 2023.
“Napoli akan selalu ada di hati saya. Bahkan saat tes darah tadi pagi, saya tidak mau diambil dari tangan yang bertato lambang Napoli. Tapi kini saya adalah pelatih Juventus, dan saya akan memberikan segalanya untuk klub ini,” ucapnya.
Baca Juga: Jadwal Liga Italia Pekan Ini 1-4 November 2025: Siap-siap Jay Idzes Hadapi Genoa
Spalletti juga menegaskan bahwa hubungannya dengan Napoli berakhir baik, meski beberapa pihak di kota tersebut kecewa dengan kepindahannya ke rival tradisional.
“Kalimat saya dulu soal ‘tidak ingin melatih tim lain selain Napoli’ adalah pernyataan konteks waktu itu, bukan untuk selamanya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ia menilai Juventus masih punya potensi besar untuk bersaing di papan atas Serie A.
“Saya melihat peluang untuk menata ulang semuanya. Kami harus bekerja keras, disiplin, dan punya semangat kolektif. Target kami bukan hanya Liga Champions, tapi juga kembali ke perebutan Scudetto,” pungkasnya.
Juventus akan menjalani laga debut Spalletti saat menghadapi Cremonese pada Sabtu (1/11) dini hari WIB, laga yang diyakini menjadi awal era baru “Si Nyonya Tua” bersama sang maestro taktik asal Toscana.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Debut Impresif di Piala Dunia 2026, Luis Diaz: Saya Mewujudkan Mimpi Masa Kecil
-
Chelsea Makin Keropos, Enzo Fernandez Dikabarkan Sepakat Gabung Real Madrid
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara Direkrut Klub Liga Polandia
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia