- Belanda melaporkan bahwa Ajax tengah menimbang opsi perubahan di kursi pelatih menyusul performa yang belum konsisten musim ini.
- Di tengah situasi itu, nama Patrick Kluivert muncul sebagai kandidat potensial.
- Kini, pelatih berusia 49 tahun itu disebut-sebut siap kembali ke negaranya untuk melanjutkan karier kepelatihan di level klub.
Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dikabarkan tengah masuk dalam radar Ajax Amsterdam untuk menggantikan posisi John Heitinga yang sedang berada di bawah tekanan.
Dilansir dari Soccernews.nl, rumor ini mengejutkan publik sepak bola Belanda, mengingat Kluivert belum pernah menangani klub di Eredivisie sebagai pelatih kepala.
Kabar ini mencuat setelah beberapa media Belanda melaporkan bahwa Ajax tengah menimbang opsi perubahan di kursi pelatih menyusul performa yang belum konsisten musim ini.
Di tengah situasi itu, nama Patrick Kluivert muncul sebagai kandidat potensial.
Sebelumnya, Kluivert sempat menangani tim nasional Indonesia, meski gagal membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Kini, pelatih berusia 49 tahun itu disebut-sebut siap kembali ke negaranya untuk melanjutkan karier kepelatihan di level klub.
Menariknya, ini bukan kali pertama Kluivert dikaitkan dengan Ajax. Pada 2016, legenda tim nasional Belanda itu sempat masuk daftar calon pelatih tim junior Ajax, bahkan disebut berpeluang menggantikan Frank de Boer di tim utama.
Dalam wawancaranya dengan NOS kala itu, Kluivert mengaku siap mengambil tantangan besar tersebut.
“Saya berani melatih tim utama Ajax. Itu akan menjadi kesempatan luar biasa bagi saya,” ujarnya.
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup: Peluang Indonesia Juara Lebih Besar Dibanding di AFF Cup?
Namun, Ajax kala itu memilih arah berbeda. Kluivert pun menerima posisi sebagai pelatih tim junior Ajax, meski hanya bertahan dua pekan sebelum menerima tawaran menjadi Direktur Teknik Paris Saint-Germain (PSG).
“Tentu saya kecewa, tapi saya menghormati keputusan itu,” ucapnya.
Meski rumor Kluivert menguat, posisi John Heitinga sebagai pelatih Ajax masih didukung penuh oleh manajemen klub.
Direktur teknik Alex Kroes menegaskan bahwa klub belum berencana melakukan pergantian pelatih.
“Banyak yang menilai Heitinga harus dipecat, tapi kami tidak akan melakukan itu. Kami ingin menciptakan ketenangan. Lihatlah Mikel Arteta di Arsenal, ia butuh waktu untuk membangun tim. Hal yang sama berlaku di sini,” ujar Kroes.
Hingga kini, Kluivert belum memberikan komentar resmi soal rumor Ajax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh