-
Persija Jakarta kehilangan dua pemain kunci, Jordi Amat dan Allano Lima, usai kemenangan 2-1 atas Arema FC karena hukuman kartu.
-
Jordi absen akibat kartu merah, sementara Allano dihukum akumulasi empat kartu kuning.
-
Pelatih Mauricio Souza harus mencari pengganti keduanya jelang laga kontra Persik Kediri pada 20 November 2025.
Suara.com - Persija Jakarta berhasil mengalahkan Arema FC dalam laga pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (8/11/2025). Dalam laga yang berakhir dengan skor 2-1 itu, dua penggawa Macan Kemayoran jadi tumbal yakni pemain keturunan Spanyol, Jordi Amat, dan pemain asal Brasil, Allano Lima.
Jordi Amat dan Allano Lima terpaksa tak bisa bermain di laga Persija selanjutnya karena akumulasi kartu. Tepatnya, saat bersua dengan Persik kediri.
Jordi Amat dipastikan absen kontra Persik karena menerima kartu merah lawan Arema FC.
Pemain yang memiliki darah keturunan Kerajaan Siau itu diganjar kartu merah usai kartu kuning kedua pada menit 83 dan 90+2.
Pemain yang memperoleh akumulasi dua kartu kuning dalam satu pertandingan dan mendapat kartu merah tidak langsung, tidak diperkenankan untuk bermain satu kali laga pada pertandingan berikutnya.
Sementara Allano Lima, dipastikan absen lawan Persik Kediri karena dia mendapatkan kartu kuning kontra Arema FC.
Itu jadi kartu kuning keempat yang diterima Allano Lima di Super League 2025/2026.
Berdasar regulasi Super League 2025/2026 dalam Bab XI Pasal 55 ayat ketiga, disebutkan bahwa pemain yang memperoleh akumulasi empat kartu kuning dalam empat pertandingan berbeda.
Sang pemain tidak diperkenankan untuk bermain satu kali pertandingan pada laga berikutnya setelah akumulasi tersebut tercapai.
Baca Juga: Duel Arema FC vs Persija Diwarnai Keributan, Pelatih Brasil Malu
Pelatih Mauricio Souza harus memutar otak untuk mencari solusi absennya Jordi Amat dan Allano Lima.
Apalagi kedua pemain ini adalah sosok kunci di balik kesuksesan Macan kemayoran meraih kemenangan di 4 laga terakhir.
Pertandingan melawan Persik Kediri akan berlangsung pada 20 November 2025, setelah jeda internasional FIFA Matchday.
Belum diketahui di mana laga tersebut akan digelar karena Persija kesulitan mencari venue kandang.
Berita Terkait
-
Duel Arema FC vs Persija Diwarnai Keributan, Pelatih Brasil Malu
-
'The Next' Bambang Pamungkas Cetak Dua Gol Sundulan, Eksel: Mas Bepe ...
-
Pelatih Brasil Puji Habis-habisan Eksel Runtukahu Usai Kalahkan Arema FC
-
Hasil Super League: Dua Gol Sundulan Runtukahu Bawa Persija Menang Comeback atas Arema FC
-
Jadwal Pertandingan Arema FC vs Persija Jakarta di Super League Sore Ini
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Tembus Rp2,69 Juta/Gram
-
Hasil MotoGP Inggris 2026: Kejutan dari Raul Fernandez yang Lama Menghilang
-
Mengulik Desa Les: Saat Tradisi Gerakkan Ekonomi, Anak Muda Siap Warisi?
-
Pengusaha Sektor Horeka Disarankan Pakai LPG Nonsubsidi, Ini Alasannya
-
Review Sterling Point: Refleksi Kehidupan dan Romansa Remaja Masa Kini
-
17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar
-
Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik
-
Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810
-
Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV