- Final Piala Asia Futsal 2026 pada 7 Februari 2026 berakhir dengan Indonesia sebagai runner-up setelah kalah dari Iran melalui adu penalti.
- Timnas Futsal Indonesia mendapat pujian luas dari media Asia, termasuk Vietnam, atas permainan dramatis dan semangat juangnya.
- Pencapaian Indonesia mencapai final untuk kali pertama ini diapresiasi sebagai peningkatan signifikan dari prestasi sebelumnya.
Suara.com - Kegagalan Timnas Futsal Indonesia meraih gelar juara Piala Asia Futsal 2026 menuai beragam reaksi dari media dan publik di Asia.
Meski harus mengakui keunggulan Iran lewat drama adu penalti, penampilan Israr Megantara cs tetap mendapat pujian setingi langit.
Final Piala Asia Futsal 2026 yang digelar pada Sabtu (7/2/2026) malam WIB menghadirkan duel dramatis antara Indonesia kontra Iran.
Bermain sebagai tuan rumah, Indonesia tampil berani dan berkali-kali unggul, namun akhirnya harus puas menjadi runner-up usai kalah 4-5 dalam adu penalti setelah laga berakhir imbang 5-5.
Indonesia Dipuji Meski Gagal Juara
Salah satu media Vietnam, Pantri dalam ulasannya menyebut bahwa Timnas Futsal Indonesia tunjukkan permainan sangat menegangkan dan tidak patah semangat.
Mereka menilai Indonesia tampil luar biasa dan mampu memberi tekanan besar kepada raksasa futsal Asia, Iran.
“Final yang gila. Indonesia memang kalah, tapi permainannya sangat spesial dan membuat Iran kesulitan sepanjang laga. Selamat juga untuk Indonesia atas gelar runner-up pertama dan rasa hormat besar dari Vietnam,” tulis media Vietnam tersebut.
Sepanjang laga, Indonesia sempat unggul 3-1 dan 4-3 di waktu normal, bahkan kembali memimpin 5-4 di babak tambahan.
Baca Juga: Statistik Solid Kevin Diks: Bawa Monchengladbach Tahan Bayer Leverkusen
Namun Iran selalu mampu menyamakan kedudukan di menit-menit krusial, sebelum akhirnya memastikan gelar lewat adu penalti.
Pujian tidak hanya disampaikan publik Vietnam, salah satu pendukung Iran juga menegaskan bahwa Timnas Futsal Indonesia tidak gagal di Piala Asia Futsal 2026.
“Sebagai penggemar futsal Iran, final ini bukan untuk orang yang lemah jantung. Sangat menegangkan. Selamat untuk Indonesia, permainan kalian luar biasa. Jangan anggap ini kegagalan,” ujar Ahmed Zabir dari Iran dilansir dari Pantri.
Dukungan juga mengalir dari kawasan Asia Tenggara. Banyak yang menilai Indonesia dan Iran tampil setara, hanya keberuntungan yang membedakan hasil akhir.
“Di final ini saya tidak melihat siapa yang kalah atau menang. Keduanya sama kuat. Iran hanya lebih beruntung di penalti,” tulis akun Ra’ming dari Malaysia.
“Indonesia tidak hanya melawan raksasa, tapi juga melukainya. Mencetak lima gol ke gawang Iran adalah pernyataan bahwa Indonesia tidak lagi takut dengan singgasana Asia.” tulis netizen dari Singapura.
Sementara itu laporan dari media Korsel, Starnewskorea juga mengulas bagaimana suporter dan Timnas Futsal Indonesia tunjukkan pemandangan istimewa di final Piala Asia Futsal 2026.
"Meski gagal menjadi juara, pencapaian Indonesia layak mendapat apresiasi tinggi. Sebelum turnamen ini, prestasi terbaik Indonesia hanya menembus perempat final. Namun, dengan dukungan penuh suporter, Indonesia sukses melangkah hingga final untuk pertama kalinya," tulis media Korsel itu.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Statistik Solid Kevin Diks: Bawa Monchengladbach Tahan Bayer Leverkusen
-
Timnas Futsal Indonesia Juara di Hati Masyarakat, Hector Souto: Mental Mereka Luar Biasa!
-
Indonesia Belum Beruntung Juara Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Seluruh Dunia Dukung Kita
-
Cyrus Margono Gabung Persija, Target Indonesia Juara AFF Cup Kian Nyata
-
Apa Jabatan Atta Halilintar di Federasi Futsal? Ikut Dipuji usai Timnas Juara 2 Piala Asia Futsal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey