-
Timur Kapadze tolak Timnas Indonesia, memilih kerja sama Manchester City.
-
Kapadze jalin hubungan erat di City, berkat impresi pemain muda Uzbekistan.
-
Statistik Kapadze menunjukkan rekam jejak kepelatihan yang kuat dan meyakinkan.
“Direktur klub berkata, ‘Jika ada pemain seperti dia (Khusanov), beri tahu kami. Kami memang punya tim pencari bakat, tapi Anda sebagai pelatih tentu lebih tahu tentang potensi mereka,’” tutur Kapadze.
Permintaan tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan Manchester City terhadap Kapadze sebagai seorang pelatih yang memiliki mata tajam dalam melihat bakat muda dari Asia.
Kepercayaan ini tidak mengherankan, mengingat rekam jejak Kapadze yang sangat solid dan teruji dalam dunia kepelatihan, membuatnya sulit diabaikan oleh tim sekelas Manchester City.
Dari total 158 pertandingan yang telah Kapadze jalani sebagai pelatih kepala, dia mencatatkan 66 kemenangan, 44 hasil imbang, dan 48 kekalahan di berbagai ajang kompetisi.
Statistik tersebut menunjukkan rasio kemenangan yang impresif, membuktikan Kapadze merupakan sosok yang paham betul bagaimana membangun sebuah tim yang kuat dan kompetitif.
Berdasarkan data yang diungkap oleh Transfermarkt, tim-tim yang berada di bawah arahan Kapadze berhasil menorehkan 250 gol dari 158 pertandingan yang dimainkan.
Angka produktivitas serangan yang tinggi ini menunjukkan gaya kepelatihan yang cenderung ofensif dan berani.
Di sisi lain, dari jumlah pertandingan yang sama, tim asuhan Kapadze harus kebobolan sebanyak 166 kali.
Meskipun harus kebobolan 166 kali, ini masih jauh lebih rendah dibandingkan jumlah gol yang mereka cetak, menandakan selisih gol yang positif dan efisiensi dalam serangan.
Baca Juga: Timnas U-17 Merana, Alberto Hengga Akui Pressing Brasil Jadi Ujian Berat
Data ini semakin memperjelas alasan mengapa Kapadze menjadi kandidat pelatih Timnas Indonesia yang diperhitungkan, sebelum akhirnya memutuskan mengambil langkah profesional yang lebih besar di Inggris.
Kini, fokus Kapadze sepenuhnya beralih untuk menjalin kerja sama yang erat dengan Manchester City, berkontribusi dalam pencarian dan pengembangan talenta-talenta muda Asia.
Keputusan Kapadze ini merupakan sebuah tamparan keras bagi PSSI, yang harus kembali mengencangkan ikat pinggang dalam perburuan arsitek baru bagi Skuad Garuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Drama Final Piala Asia Futsal 2026 dan Penegasan Bahwa Indonesia Ada dalam Peta
-
Jangan Lewatkan! Jadwal Derbi Indonesia di Eredivisie: Maarten Paes vs Justin Hubner
-
Di Mana Maarten Paes? Tak Ada di Susunan Pemain Ajax vs AZ Alkmaar Malam Ini
-
Futsal Meledak di Indonesia! Sejarah yang Jarang Diketahui: Dari Pele hingga Ronny Pattinasarany
-
Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
-
Hadapi Inter Milan, Fabio Grosso Minta Jay Idzes Cs Jalani Taktik Ini
-
Prediksi Susunan Pemain dan Link Streaming Big Match Liverpool vs Manchester City Malam Ini
-
Juru Kunci Premier League Incar Bek FC Twente Siap Bayar Rp170 Miliar, Mees Hilgers?
-
Publik Asia Geleng-geleng Lihat Timnas Futsal Indonesia: Final Gila, Kalian Tidak Gagal!