- Axel Disasi mengalami nasib buruk di Chelsea setelah dibekukan dari tim utama oleh Enzo Maresca.
- Disasi tetap menunjukkan profesionalisme dan loyalitas tinggi meski tersingkir dari skuad utama.
- Chelsea berencana menjual Disasi pada bursa transfer Januari 2026 meski sang pemain ingin bertahan.
Suara.com - Bek tengah Axel Disasi menunjukkan loyalitas tinggi meski kini masuk dalam daftar bomb squad Chelsea, sebutan untuk pemain yang dibekukan dari tim utama oleh pelatih Enzo Maresca.
Disasi, yang didatangkan dari AS Monaco pada Januari 2023 dengan harga £38,5 juta (sekitar Rp780 miliar), hingga kini belum dimainkan oleh Maresca di musim 2025/26.
Namun, pemain asal Prancis itu masih menyimpan harapan bisa kembali memperkuat The Blues.
Meski dilarang berlatih bersama tim utama dan bahkan tidak diizinkan menggunakan fasilitas yang sama, Disasi tetap menunjukkan profesionalisme.
Ia kini diturunkan untuk memperkuat Chelsea U-21, bahkan dipercaya menjadi kapten tim saat menang 4-1 atas Reading akhir pekan lalu.
Penampilan itu menuai pujian dari staf akademi Chelsea, yang menilai sikap Disasi sebagai contoh positif bagi para pemain muda.
Menurut laporan BBC Sport, bek berusia 27 tahun tersebut tetap berharap Maresca akan memberinya kesempatan tampil lagi di skuad utama.
Namun, situasi Disasi tampaknya belum berubah.
Maresca dikabarkan masih teguh pada keputusannya untuk tidak memasukkan eks bek Monaco itu ke dalam rencana tim utama, bahkan ketika sejumlah bek seperti Levi Colwill masih mengalami cedera panjang.
Baca Juga: Liverpool Terpuruk! Investasi Rp7,9 T Sia-sia, Pemain Anyar Cuma Jadi Beban
Padahal, secara administratif, Disasi dan Raheem Sterling yang juga masuk daftar bomb squad masih terdaftar resmi di skuad Premier League Chelsea.
Hal ini bisa menjadi keuntungan bagi The Blues di tengah jadwal padat jelang Natal, termasuk dua laga Liga Champions dan perempat final Carabao Cup kontra Cardiff City.
Meski demikian, laporan yang sama menyebut bahwa Chelsea tetap berniat menjual Disasi pada bursa transfer Januari 2026.
Klub sempat menerima tawaran dari West Ham, Sunderland, dan Bournemouth, tetapi sang pemain menolak karena ingin pindah ke luar Inggris.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Liverpool Terpuruk! Investasi Rp7,9 T Sia-sia, Pemain Anyar Cuma Jadi Beban
-
Heboh! Komentator Terkenal Dicekik Usai Arsenal Ditahan Imbang Sunderland
-
Liverpool Jadi Bulan-bulanan Manchester City, Mo Salah Dituding Malas-malasan
-
Dibantai Manchester City, Roy Keane Kritik Pedas Liverpool: Tak Layak Jadi Juara
-
Pep Guardiola Kirim Sinyal Keras ke Arsenal Usai Man City Bungkam Liverpool 3-0
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut
-
Percepat Pemulihan Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT