-
Mike Rajasa Hoppenbrouwers debut gemilang di Piala Dunia U-17 2025 dengan membantu Indonesia menang 2-1 atas Honduras.
-
Meski menang, Timnas U-17 gagal lolos ke babak 32 besar turnamen.
-
Mike memilih fokus pada sisi positif dan bangga bisa mencetak sejarah di laga debutnya.
Suara.com - Momen paradoks menyelimuti debut kiper Timnas Indonesia U-17, Mike Rajasa Hoppenbrouwers di Piala Dunia U-17 2025.
Di satu sisi, ia merasakan manisnya kemenangan bersejarah. Di sisi lain, ia harus menelan pil pahit kegagalan tim.
Di tengah situasi inilah, ia memilih untuk bersuara lewat sebuah pesan singkat yang menunjukkan mentalitas dan kebanggaannya.
Laga pemungkas Grup H melawan Honduras, Senin (10/11/2025), menjadi panggung perdana bagi kiper jebolan akademi FC Utrecht ini.
Tampil penuh sebagai starter, ia membayar lunas kepercayaan pelatih Nova Arianto dengan performa solid yang turut mengantar Garuda Asia meraih kemenangan 2-1, berkat gol dari Evandra Florasta dan Fadly Alberto Hengga.
Bagi Mike Rajasa ini adalah debut impian. Bermain untuk pertama kalinya dan langsung menjadi bagian dari kemenangan perdana Indonesia di panggung Piala Dunia U-17 adalah sebuah pencapaian personal yang luar biasa.
Namun, kemenangan bersejarah itu ternyata tidak cukup untuk meloloskan Garuda Asia ke babak 32 besar.
Perjalanan Garuda Asia di Qatar harus terhenti. Di tengah perpaduan emosi antara kebanggaan dan kekecewaan inilah, Mike memilih untuk fokus pada sisi positif. Melalui akun Instagram-nya, ia memberikan respons yang sarat makna.
“Langsung menciptakan sejarah pada laga debut saya. Terima kasih semuanya!” kata Mike dalam unggahannya di Instagram.
Baca Juga: Media Vietnam Salut dengan Prestasi Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
Pesan ini menjadi lebih berbobot jika melihat konteksnya. Mike tidak memilih untuk meratapi kegagalan, melainkan merayakan pencapaian.
Kemenangan ini memang sebuah sejarah besar, mengingat pada edisi 2023, Indonesia sebagai tuan rumah pun tidak mampu meraih satu pun kemenangan.
Kata-kata Mike Rajasa ini menjadi cerminan dari semangat baru dan mentalitas positif yang dibawa oleh generasi muda Garuda di panggung dunia.
Berita Terkait
-
Bikin Sejarah di Piala Dunia U-17 2025, Nova Arianto Promosi ke Timnas Indonesia U-20
-
PSSI Proyeksi Nova Arianto dan Skuad U-17 Jadi Fondasi Timnas Indonesia U-20
-
Kata-kata Shin Tae-yong soal Nova Arianto Gagal di Piala Dunia U-17 2025
-
Tekad Besar Putu Panji Usai Timnas Indonesia Tersingkir di Piala Dunia U-17 2025
-
Kapten Timnas Indonesia U-17 Minta Maaf Usai Gagal Lolos Piala Dunia U-17 Qatar
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI
-
Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko