- Rizky Ridho, bek Persija Jakarta, masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat gol indah melawan Arema FC.
- Gol tersebut diciptakan pada 9 Maret 2025 melalui tendangan jarak jauh dari tengah lapangan setelah umpan Ryo Matsumura.
- Jika menang, Ridho akan mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan bergengsi tersebut, bersaing dengan nama besar.
Suara.com - FIFA Puskas Award selalu menjadi panggung bagi gol-gol terbaik dunia, tanpa memandang liga, negara, atau posisi pemain.
Pada edisi 2025, nama Rizky Ridho membuat kejutan besar setelah masuk daftar nominasi.
Bek Persija Jakarta itu bersanding dengan bintang top seperti Declan Rice dan wonderkid Barcelona, Lamine Yamal.
Gol indahnya ke gawang Arema FC pada 9 Maret 2025 menjadi alasan utama FIFA memasukkan namanya.
Momen itu tercipta lewat insting cepat setelah menerima umpan dari Ryo Matsumura.
Ridho langsung melepaskan tembakan dari tengah lapangan yang melengkung sempurna.
Bola mengarah ke pojok atas gawang, membuat Lucas Frigeri hanya terpaku melihatnya.
Meski Persija kalah 1-3, gol tersebut kini mengantar Ridho bersaing di level dunia.
Puskas Award sendiri pertama kali diberikan pada 2009 untuk menghormati legenda Ferenc Puskas.
Baca Juga: Daftar Pemenang Puskas Award Tak Melulu Bintang Besar, Rizky Ridho Berpeluang Jadi yang Terbaik
Sejak itu, Cristiano Ronaldo, Zlatan Ibrahimovic, Neymar, hingga Mohamed Salah pernah memenanginya.
Asia Tenggara juga pernah mencatat sejarah lewat Mohd Faiz Subri pada 2016.
Kini, kesempatan itu kembali terbuka untuk wilayah ASEAN berkat Rizky Ridho.
Namun peluangnya tentu tidak mudah mengingat persaingan dengan pemain kelas dunia.
Nama besar seperti Cristiano Ronaldo bahkan kembali menjadi kandidat dengan gol spektakuler lainnya.
Ridho tetap memiliki keunggulan karena golnya unik, berani, dan dieksekusi dari jarak yang tak biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik